Simona Halep Menuju French Open 2020 Sebagai Petenis Yang Difavoritkan

Penulis: Dian Megane
Kamis 24 Sep 2020, 17:00 WIB
Kantongi dua gelar turnamen clay-court pada musim 2020, Simona Halep difavoritkan di French Open 2020

Simona Halep siap bersaing demi mengantongi gelar French Open kedua dalam kariernya

Berita Tenis: Juara French Open musim 2018, Simona Halep tiba di Roland Garros, Paris sebagai petenis yang harus dikalahkan setelah dua dari tiga petenis peringkat 3 besar, yakni Ashleigh Barty dan Naomi Osaka mundur.

Serena Williams tidak pernah bisa dipandang sebelah mata, apalagi ia masih mengincar gelar Grand Slam ke-24 dalam kariernya. Tetapi Grand Slam di Paris bukan tempat perburuan gelar yang sukses bagi Williams meski ia memenangkannya pada musim 2002, 2013, dan 2015.

Garbine Muguruza yang mengalahkan Williams di final French Open musim 2016 juga menjadi pesaing lain, sementara mantan petenis peringkat 1 dunia, Victoria Azarenka berharap bisa menggunakan momentum yang telah ia bangun dalam perjalanan menuju final US Open musim ini di turnamen clay-court kali ini.

Petenis peringkat 4 dunia, Karolina Pliskova juga patut diperhitungkan, meski di final Italian Open pekan lalu melawan Halep, ia terpaksa harus mundur di tengah-tengah pertandingan karena cedera.

Petenis unggulan kedua di Paris, Pliskova menyatakan bahwa Halep tanpa diragukan adalah petenis yang difavoritkan di French Open musim ini.

“Saya pikir ia akan difavoritkan di nomor tunggal putri, karena saya pikir dengan cara ia bermain, ia telah memenangkan gelar (turnamen clay-court) di Praha dan di sini (Roma). Jadi, saya rasa ia akan merasa percaya diri. Yang pasti, ia akan menjadi petenis yang berbahaya,” komentar Pliskova tentang petenis berkebangsaan Rumania tersebut.

Petenis peringkat 2 dunia juga menjadi juara di Dubai sebelum turnamen tenis ditangguhkan akibat pandemi COVID-19.

“Saya pikir, saya lebih dewasa. Pandemi ini menempatkan saya di posisi yang benar-benar saya impikan. Saya merasa lebih rileks, karena saya bisa melihat bahwa hal tersulit adalah dalam hidup secara keseluruhan, bukan di dunia olahraga,” tutur Halep.

Belum ada petenis putri yang berhasil mempertahankan gelar French Open sejak Justine Henin memenangkannya sebanyak tiga kali secara beruntun pada periode 2005 – 2007, sebuah tren yang akan berlanjut pada musim ini setelah juara bertahan, Barty memilih mundur karena kekhawatiran akan pandemi COVID-19, alasan sama yang juga membuatnya melewatkan US Open musim ini.

Cedera hamstring juga membuat juara US Open musim ini, Osaka memilih untuk menepi sejenak dan juara US Open musim 2019, Bianca Andreescu juga memilih jalan yang sama dengan mereka.

Meski sejumlah juara Grand Slam absen dari French Open musim ini, para pesaing di Grand Slam kali ini akan lebih tangguh daripada US Open.

“Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, banyak petenis putri dari peringkat 10 besar atau 15 besar akan mendapatkan peluang untuk memenangkan Grand Slam,” tambah Halep.

“Peluang French Open musim ini akan sangat terbuka, karena digelar di clay-court, sedikit lebih cepat, dan para petenis dengan pukulan bertenaga bisa memenangkannya dengan mudah. Saya belum bisa memikirkan tentang memenangkan gelar French Open, karena turnamennya saja belum dimulai. Tetapi saya akan mengerahkan hal terbaik.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, US Open, Simona Halep, Karolina Pliskova, Naomi Osaka

928  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini