Nadal Akui, French Open 2020 Dimainkan Dalam Situasi Yang Tak Ia Sukai

Penulis: Dian Megane
Sabtu 17 Okt 2020, 22:07 WIB
Rafael Nadal memenangkan gelar French Open ke-13 dalam kariernya tanpa kehilangan satu set pun

Rafael Nadal berpose dengan gelar French Open ke-13 dalam kariernya

Berita Tenis: Pada tiga musim sebelumnya, Rafael Nadal adalah petenis yang harus dikalahkan bersama Novak Djokovic dan Roger Federer serta bersaing keras demi mendapatkan status GOAT (Greatest of All Time).

Pekan lalu di Paris, bintang tenis Spanyol memenangkan gelar Grand Slam ke-20 dalam kariernya. Gelar tersebut merupakan gelar French Open ke-13 dan gelar yang paling menantang yang pernah ia menangkan di Paris.

Di Roland Garros musim ini, petenis peringkat 2 dunia berkompetisi untuk kali kedua sejak Februari lalu, dalam kondisi yang sama sekali berbeda dibandingkan pada bulan Mei dan Juni (bulan biasanya French Open digelar).

Selain tujuh petenis, petenis berusia 34 tahun juga harus mengalahkan kondisi Paris yang dingin dan seringkali turun hujan, bola baru keluaran Wilson, serta atap tertutup yang menghiasi Lapangan Philippe Chatrier. Semua rintangan tersebut ia lalui demi mengklaim gelar French Open musim ini tanpa kehilangan satu set pun.

Dalam wawancaranya dengan ATP, petenis yang telah mengantongi 86 gelar menyatakan bahwa gelar tersebut merupakan gelar paling menantang yang pernah ia menangkan di Paris, setelah mengalami kondisi yang berat dan berkompetisi hanya untuk kali kedua sejak Februari lalu.

Petenis berusia 34 tahun memenangkan gelar di Acapulco pada Februari lalu. Setelah itu ia berdiam diri di rumahnya yang berada di Mallorca selama enam bulan dan kembali beraksi pada September lalu di Roma.

Bintang tenis Spanyol tidak mengangkat raket pada bulan Maret dan April serta memilih untuk beristirahat dari tenis dan baru mulai berlatih di lapangan pada bulan Mei. Ia juga memutuskan untuk melewatkan Cincinnati Open dan US Open, di mana ia juara bertahan di Grand Slam New York, berlatih keras di clay-court dan memenangkan gelar di Roland Garros yang membuatnya bergabung dengan Federer yang mengantongi 20 gelar Grand Slam.

“Setiap kali saya datang ke Paris, saya tidak berpikir bahwa saya akan menang. Saya datang dengan harapan bahwa saya mungkin bisa melakukannya, tetapi menyadari bahwa hasil yang paling logis adalah saya tidak akan,”aku Nadal.

“Kemenangan bukan hal yang normal dan saya selalu menyadari hal itu. Seperti yang saya katakan pada hari pertama, French Open musim ini adalah French Open yang paling tidak saya sukai untuk saya mainkan. Pertama karena kondisinya dan kedua karena persiapan secara praktis tidak ada terkait turnamen.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Rafael Nadal

1175  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini