Meski Telan Kekalahan Di Doha, Roger Federer Ambil Hal Positif

Penulis: Dian Megane
Jumat 12 Mar 2021, 18:02 WIB
Langkah Roger Federer terhenti di perempatfinal Qatar Open 2021

Roger Federer lakoni dua laga tiga set di Qatar Open 2021 setelah 13 bulan menepi dari dunia tenis

Berita Tenis: Sejak kembali beraksi, Roger Federer harus menelan kekalahan pahit pertama di perempatfinal Qatar Open, Doha pekan ini melawan Nikoloz Basilashvili.

Namun, petenis yang telah mengantongi 103 gelar tidak akan kesulitan secara mental untuk mengatasi kekalahan tersebut.

“Tidak, tidak, tidak. Ini salah satu yang sangat mudah. Saya telah melupakannya,” ungkap Federer.

“Saya tentu ingin kembali bermain di pertandingan selanjutnya, jangan salah mengira. Tetapi di waktu yang sama, saya juga senang bisa beristirahat. Saya senang dengan cara saya bermain di pertandingan itu, mau pun di pertandingan sebelumnya.”

“Saya senang kembali ke turnamen. Saya senang bisa datang ke sini, ke Doha. Jadi, ini benar-benar aksi yang positif bagi saya. Saya benar-benar merasa senang.”

Petenis berusia 39 tahun mendapatkan peluang match point melawan Basilashvili, tetapi ia dipaksa berada di bawah tekanan sehingga menyulitkan dirinya untuk mengkonversi peluang tersebut. Meski kalah, ia tetap tampil memukau. Ia senang bisa mengantongi dua laga tiga set di Qatar Open musim ini.

“Saya tiba di sini setelah sekian lama sehingga saya sebenarnya merasa senang saya bisa melakoni dua laga tiga set secara beruntun melawan petenis handal. Itu langkah yang penting bagi saya,” jelas Federer.

“Saya sebenarnya merasa senang dengan bagaimana perasaan saya di lapangan. Saya merasa lebih baik ketika melawan Dan Evans (di babak pertama). Tetapi saya pikir, Basilashvili memainkan permainan yang sama sekali berbeda dengan Dan.”

“Saya pikir dari sudut pandang tersebut, permainannya sama sekali berbeda dan itulah mengapa saya juga mungkin sedikit kewalahan.”

Pada pertandingan pertamanya di Qatar Open, bintang tenis Swiss mengalahkan petenis berkebangsaan Inggris, Evans yang bermain seperti petenis berkebangsaan Swiss dengan lebih banyak putaran dan variasi. Sementara Basilashvili adalah petenis penuh kekuatan yang melakukan aksi terhadap petenis unggulan kedua.

“Ia lebih banyak menyudutkan saya dengan forehand, sementara Dan lebih banyak berlarian dengan slicenya, membuat bolanya tetap datar, dan saya pikir itu adalah tantangan. Secara keseluruhan, tubuh saya sebenarnya baik-baik saja. Saya senang akan hal itu. Kondisi saya bisa saja jauh lebih buruk,” papar Federer.

Petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam mendapatkan banyak pesan dari teman-temannya. Kembali beraksi di usia 39 tahun setelah lebih dari 13 bulan akibat cedera menjadi hal yang besar bagi petenis berkebangsaan Swiss.

“Saya pikir banyak dari teman dekat saya dan orang-orang di sekitar saya menantikan kembalinya saya dan akhirnya saya melakukannya. Saya bahkan bisa memenangkannya. Saya pikir beberapa orang tidak menyangkanya, karena mereka mengetahui hal yang saya lalui,” tukas Federer.

“Itu seperti memenangkan turnamen besar. Pesan-pesan terus berdatangan. Biasanya saya tidak menjawabnya, saya menjawab mereka hanya karena saya merasa seperti berada di puncak.”

“Saya benar-benar senang dan hari yang luar biasa bagi saya bisa kembali berkompetisi di turnamen.”

Artikel Tag: Tenis, qatar open, Roger Federer, Nikoloz Basilashvili, Dan Evans

705  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini