Grigor Dimitrov Ungkap Cedera Yang Akhiri Langkahnya Di Australian Open

Penulis: Dian Megane
Selasa 16 Feb 2021, 20:56 WIB
Grigor Dimitrov alami cedera sebelum turun di perempatfinal Australian Open 2021

Grigor Dimitrov tampak mendapatkan perawatan ketika melakoni perempatfinal Australian Open 2021

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Bulgaria, Grigor Dimitrov menyatakan bahwa nasib buruk yang membuatnya tersingkir dari Australian Open setelah ia mengalami cedera.

Petenis unggulan ke-18 tersisih dari Australian Open musim ini setelah kalah dari petenis non unggulan, Aslan Karatsev, qualifier pertama yang melaju ke semifinal pada debutnya di Grand Slam.

Di laga perempatfinal tersebut, petenis berkebangsaan Bulgaria unggul dengan satu set dan mendapatkan peluang break point lebih dari satu. Tetapi seiring berjalannya pertandingan, ia sedikit kesulitan dengan gerakannya akibat masalah punggung yang pertama kali muncul hanya 24 jam sebelum pertandingan.

“Tidak ada gunanya menyembunyikan apa pun. Saya mengalami kekejangan pada punggung saya kemarin (15/2) dan kami tidak bisa memulihkannya tepat waktu. Saya berusaha menerimanya dan mencoba untuk tetap melangkah,” aku Dimitrov.

Seakan menambah garam pada lukanya, petenis berusia 29 tahun tidak secara tiba-tiba mengalami hal tersebut ketika melakukan latihan atau aktivitas fisik. Tetapi hal tersebut dimulai ketika ia melakukan gerakan biasa.

“Itulah olahraga. Saya hanya sangat tidak beruntung,” tukas Dimitrov. “Saya merasa luar biasa dalam beberapa hari terakhir. Saya merasa berada di jalur yang tepat. Saya dan tim melakukan pekerjaan yang mengagumkan. Saya sangat positif dan bersemangat dengan siapa pun yang harus saya lawan.”

“Lalu hari ini (16/2), saya bahkan tidak bisa memakai kaos kaki saya sebelum pertandingan, jadi, saya memahami bahwa momen itu akan menjadi momen yang berat bagi saya. Saya telah berusaha, tetapi tidak cukup baik.”

Untuk kali pertama petenis unggulan ke-18 melaju ke perempatfinal Grand Slam sejak US Open musim 2019. Di awal Australian Open musim ini, ia mencatatkan kemenangan atas Marin Cilic dan Alex Bolt sebelum secara mengejutkan berhasil menaklukkan petenis unggulan ketiga sekaligus juara US Open musim 2020, Dominic Thiem di babak keempat.

Ironisnya, di antara para petenis putra yang melaju ke perempatfinal Australian Open musim ini, ia menjadi petenis yang paling sedikit menghabiskan waktu di atas lapangan.

Mengetahui bahwa ia tidak berada dalam kondisi prima dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit sebelum bertanding melawan Karatsev, petenis berkebangsaan Bulgaria menyatakan keputusannya untuk meneruskan Grand Slam dipicu oleh adrenalin.

“Saya sangat senang bergerak di lapangan, tetapi ketika saya tidak mampu menggunakan kecepatan, kaki, reaksi saya, semuanya menjadi sangat tidak berarti. Apakah anda melakukan servis, memukul forehand, atau apa pun itu, hal hanya menjadi seperti sengatan listrik yang mengalir ke seluruh tubuh anda,” jelas Dimitrov.

“Ya, saya kewalahan, tidak mengapa. Saya mengakuinya, saya menerimanya. Tetapi tolong, beri selamat kepadanya (Karatsev) untuk hari ini.”

“Saya hanya akan mengambil hal positif dari situasi ini. Hal yang telah terjadi, saya tidak bisa mengulanginya. Saya hanya harus mencernanya. Tetapi di waktu yang sama, saya tidak akan terus tertunduk.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Grigor Dimitrov, Aslan Karatsev

804  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini