Diego Schwartzman Wujudkan Mimpi Dengan Juarai Argentina Open

Penulis: Dian Megane
Senin 08 Mar 2021, 06:48 WIB
Diego Schwartzman [kiri] juarai turnamen yang digelar di rumahnya sendiri untuk kali pertama di Argentina Open 2021

Diego Schwartzman [kiri] kalahkan rekan senegaranya, Francisco Cerundolo [kanan] di final Argentina Open 2021

Berita Tenis: Petenis unggulan pertama, Diego Schwartzman menyelesaikan pekan impresif di Argentina Open, Buenos Aires musim 2021 dengan kemenangan 6-1, 6-2 atas rekan senegaranya, Francisco Cerundolo.

Dengan kemenangan tersebut, penantian panjang petenis unggulan pertama untuk memenangkan gelar turnamen ATP pertama di rumahnya sendiri akhirnya berakhir.

Petenis asli Buenos Aires sebelumnya telah melaju ke dua final di Argentina, termasuk di Argentina Open musim 2019, tetapi ia belum bisa mencicipi kemenangan di rumahnya sendiri.

Mengawali final Argentina Open musim ini, petenis peringkat 9 dunia tampil mengontrol dari awal sampai akhir dan mengakhiri perjalanan memukau Cerundolo dalam waktu 1 jam 21 menit.

“Pekan di Buenos Aires kali ini menjadi pekan yang emosional. Terasa sangat berbeda karena di pekan lain, anda tidak mendapati semua keluarga atau teman-teman bersama anda,” seru Schwartzman yang mengantongi gelar keempat dalam kariernya.

“Mendapati momen ini, berbagi bersama mereka, dan memenangkan gelar ini benar-benar perasaan yang berbeda. Sungguh mengagumkan.”

“Dua musim lalu, saya melaju ke final di sini dan kalah. Saya merasa sangat tidak senang, tetapi dua musim kemudian saya membalaskan kekalahan tersebut melawan Francisco yang merupakan petenis hebat.”

Pekan lalu, adik Cerundolo, Juan Manuel yang berusia 19 tahun berhasil memenangkan gelar Cordoba Open. Di Argentina Open, sang kakak berusaha untuk meniru pencapaian tersebut dan membuat mereka petenis bersaudara pertama yang pernah memenangkan gelar dalam dua pekan secara beruntun. Tetapi nasib naas ia dapati setelah berhadapan dengan petenis peringkat 9 dunia yang tampil solid di partai puncak.

Setelah melakoni lima laga tiga set di sepanjang Argentina Open musim ini, kelelahan Cerundolo tampak terlihat dari awal dan petenis unggulan pertama tidak menghabiskan banyak waktu untuk menguji ketahanan rekan senegaranya.

Petenis unggulan pertama tidak kehilangan satu satu set pun dalam perjalanan memenangkan gelar Argentina Open dan hanya kehilangan servisnya dalam tiga kesempatan dalam perjalanan memenangkan gelarnya.

“Itu statistik yang sangat aneh tentang servis saya,” tutur Schwartzman. “Saya pikir saya servis dengan benar-benar baik di semua pertandingan dan saya merasa prima di lapangan. Saya bermain dengan agresif, bertahan dengan sekuat tenaga, tidak melakukan banyak kesalahan, dan di setiap pertandingan, saya merasa lebih baik. Saya pikir, itulah kenapa saya memenangkan gelarnya.”

Dengan kemenangan tersebut, Schwartzman menjadi petenis tuan rumah pertama yang menjadi juara di Buenos Aires sejak musim 2008 ketika David Nalbandian mengalahkan rekan senegaranya, Jose Acasuso di final.

Artikel Tag: Tenis, Argentina Open, Diego Schwartzman, Francisco Cerundolo

657  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini