Melempem di GP Indonesia, Remy Gardner Terganggu Oleh Helm Basah

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 26 Mar 2022, 23:05 WIB
Helm basah dan buram buat Remy Gardner melempem di Mandalika.

Remy Gardner terhalang oleh helm basah ketika tampil di GP Indonesia. (Gambar: MotoGP)

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP : Manajer KTM yaitu Herve Poncharal membeberkan penyebab Remy Gardner gagal bersinar pada pagelaran MotoGP Indonesia lalu. Gardner rupanya tidak bisa melihat trek dengan jelas karena helmnya basah dan buram.

Dalam balapan yang digelar di Sirkuit Mandalika itu, Remy Gardner jadi pebalap KTM dengan hasil perlombaan yang paling buruk. Rider asal Australia tersebut hanya bisa finish di peringkat 21 secara keseluruhan. Hasil ini jelas membuat Herve Poncharal merasa kecewa karena biasanya Gardner cukup kuat dalam balapan basah. Usut punya usut, Gardner rupanya bermasalah dengan helmnya. Ketika hujan turun, helmnya dipenuhi dengan air sehingga mengganggu pandangan dari Gardner.

"Saya merasa sedikit frustrasi dengan hasil Remy Gardner karena dia biasanya sangat kuat dalam kondisi hujan, jadi saya tidak mengerti ketika saya melihatnya kehilangan kontak dengan kelompok Raul. Ketika dia kembali ke garasi, dia tidak senang dengan helmnya yang penuh dengan air dan sangat mengurangi jarak pandangnya," ucap Poncharal.

"Pada level ini, ketika Anda tahu berapa banyak investasi yang masuk ke dalam balapan, sangat disayangkan kehilangan hasil yang bagus karena masalah helm seperti yang kita alami hari ini. Dan saya merasa sulit untuk menerimanya," tukasnya sekali lagi.

Untuk balapan ketiga di GP Argentina nanti, Poncharal berharap Gardner bisa bangkit dan setidaknya menembus posisi sepuluh besar. Sejauh ini, kecepatan Gardner masih belum cukup membuat Poncharal dan manajemen KTM tersenyum.

Artikel Tag: remy gardner, motogp

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/melempem-di-gp-indonesia-remy-gardner-terganggu-oleh-helm-basah
1004  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini