Tyson Fury dan Oleksandr Usyk Miliki Klausul Duel Ulang Dua Arah

Penulis: Hanif Rusli
Senin 09 Okt 2023, 08:52 WIB
Tyson Fury dan Oleksandr Usyk kemungkinan akan bertarung pada 23 Desember mendatang di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: Tyson Fury)

Tyson Fury dan Oleksandr Usyk kemungkinan akan bertarung pada 23 Desember mendatang di Riyadh, Arab Saudi. (Foto: Tyson Fury)

Ligaolahraga.com -

Tyson Fury dan Oleksandr Usyk kemungkinan besar akan bertarung bukan hanya sekali, namun dua kali, untuk memperebutkan supremasi tinju di kelas berat.

Kesepakatan untuk pertarungan kejuaraan kelas berat sejati, yang akan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, berisi klausul pertarungan ulang dua arah yang dapat dipicu oleh pihak yang kalah dalam duel itu, sumber mengatakan kepada ESPN.

Tanggal sementara untuk Tyson Fury-Oleksandr Usyk adalah 23 Desember, kata sumber tersebut, meskipun pertarungan itu bisa saja terjadi pada bulan Januari, tergantung pada apa yang terjadi saat Fury (33-0-1, 24 KO) bertarung melawan mantan juara kelas berat UFC Francis Ngannou pada 28 Oktober di Riyadh.

"Ini adalah pertarungan terbesar dalam dunia tinju," ujar Turki Alalshikh, ketua Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi.

Tyson Fury, salah satu bintang tinju papan atas, akan memasuki ring dengan sabuk WBC miliknya, sementara Usyk akan mempertaruhkan gelar WBA, WBO dan IBF miliknya. Namun, seperti yang biasanya terjadi dalam tinju, akan sulit bagi keduanya untuk memegang keempat gelar tersebut dalam waktu yang lama karena adanya kewajiban dengan empat badan yang berbeda.

Sistem rotasi untuk juara "unified" dan IBF akan segera diberlakukan setelah Oleksandr Usyk (21-0, 14 KO) memenuhi kewajiban mempertahankan gelar WBA-nya dengan kemenangan KO pada ronde kesembilan atas Daniel Dubois pada Agustus lalu di Wroclaw, Polandia.

IBF mengirimkan surat kepada pihak-pihak yang terlibat pekan lalu yang menyatakan bahwa pemenang Tyson Fury-Oleksandr Usyk harus melakukan pertarungan wajib mempertahankan gelar tanpa adanya pertarungan sisipan, dan bahwa organisasi ini tidak akan memberikan pengecualian.

Ini berarti jika pertandingan ulang segera terjadi, gelar IBF tidak akan dipertaruhkan. Dalam hal ini, Filip Hrgovic dari Kroasia akan bertarung melawan penantang berikutnya yang tersedia untuk memperebutkan gelar IBF yang masih kosong.

"IBF menulis bahwa jika saya memenangkan pertarungan terakhir saya dan jika Usyk mengalahkan Dubois, IBF akan memberlakukan status wajib saya untuk bertarung melawan Usyk untuk memperebutkan gelar," kata Hrgovic kepada ESPN. "IBF kini telah mengizinkan Tyson Fury dan Oleksandr Usyk untuk melakukan unifikasi terlebih dahulu. Pemenang dari pertarungan tersebut diwajibkan untuk melawan saya segera setelahnya tanpa ada intervensi pertarungan lain, jadi saya berharap dapat bertarung untuk memperebutkan gelar juara kelas berat pada awal tahun depan.

"Saya kecewa dengan penundaan ini, namun saya akan tetap siap dan tidak akan membiarkan hal ini mengalihkan perhatian saya dari tujuan saya untuk memenangkan gelar. Baik melawan Usyk atau Fury, waktu saya akan tiba."

Hrgovic (16-0, 13 KO) adalah petinju kelas berat No.7 versi ESPN. Petinju berusia 31 tahun ini, peraih medali perunggu Olimpiade, baru saja meraih kemenangan TKO pada ronde ke-12 atas Demsey McKean pada Agustus lalu. Kemenangan terbaik dalam karier Hrgovic diraih pada bulan Agustus lalu, saat ia mencetak kemenangan angka atas Zhilei Zhang (atlet peringkat lima dunia versi ESPN) di Arab Saudi.

"Filip akan segera menjadi agen bebas, jadi saya dan anggota Tim Hrgovic lainnya akan duduk bersama dengan mitra lama kami, Wasserman Boxing dan Eddie Hearn, sebelum kami berbicara dengan pihak lain mengenai masa depan Filip untuk melihat apa yang akan menjadi rencana mereka ke depannya," ujar manajer Hrogivc, Keith Connolly. "Filip sangat antusias dengan masa depannya dan bertarung untuk gelar kelas berat pada tahun 2024."

Anthony Joshua, yang pernah dua kali dikalahkan Usyk untuk meraih tiga gelar juara kelas berat, adalah penantang berikutnya yang tersedia dalam peringkat IBF setelah Hrgovic.

Tyson Fury dari Inggris, 34 tahun, adalah petinju No.6 pound-for-pound versi ESPN dan petinju No.1 kelas berat. Oleksandr Usyk dari Ukraina, 36 tahun, adalah petinju No.3 pound-for-pound dan No.2 kelas berat versi ESPN.

Artikel Tag: Tyson Fury, oleksandr usyk

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/tyson-fury-dan-oleksandr-usyk-miliki-klausul-duel-ulang-dua-arah
1186  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini