Target Daniil Medvedev Di Madrid Sederhana, Setidaknya Klaim Hal Ini

Penulis: Dian Megane
Senin 03 Mei 2021, 12:13 WIB
Daniil Medvedev akan lakoni turnamen clay-court pertama musim 2021 di Madrid Open

Daniil Medvedev berharap bisa kantongi kemenangan pertama di Madrid Open

Berita Tenis: Jelang Madrid Open musim 2021, petenis berkebangsaan Rusia, Daniil Medvedev menggarisbawahi targetnya pada musim clay-court kali ini.

Namun, petenis unggulan kedua telah menargetkan hal yang jauh lebih lugas daripada target tinggi seperti gelar ke-11 atau gelar turnamen Masters 1000 keempat.

Bagi petenis berkebangsaan Rusia, selama ia memenangkan satu pertandingan di turnamen clay-court, ia akan mempertimbangkannya sebagai kesuksesan. Setelah bermusim-musim tanpa kemenangan di Madrid Open (0-2), Italian Open, Roma (0-2), dan French Open (0-4), ia bersemangat untuk menaklukkan clay-court setelah ia bekerja keras untuk menerjemahkan permainan hard-court kelas dunia ke atas clay-court.

“Itu target saya. Saya selalu mengatakan kepada diri saya sendiri, selalu selangkah demi selangkah. Jadi sebenarnya, target saya di ketiga turnamen, Madrid, Roma, dan Roland Garros, adalah setidaknya memenangkan satu kemenangan di ketiga turnamen itu,” aku Medvedev.

Datang dari petenis yang pernah dua kali melakoni final Grand Slam dan pernah menghuni peringkat 2 dunia, hanya menargetkan satu kemenangan mungkin menjadi target yang mengejutkan. Tetapi bagi petenis berkebangsaan Rusia, menentukan target tetap sederhana mungkin menjadi kunci untuk melakukan gebrakan di clay-court.

“Tentu, ketika saya memasuki sebuah turnamen, tujuan utama adalah memenangkannya. Di clay-court lebih menyulitkan daripada di hard-court. Jadi, saya akan menyesuaikan diri, berusaha sebaik mungkin, dan berharap bisa memperlihatkan beberapa permainan apik, karena itu hal yang paling penting. Ketika saya memperlihatkan permainan apik, saya bisa memenangkan sejumlah pertandingan,” jelas Medvedev.

Ada beberapa tanda yang memotivasi petenis peringkat 3 dunia, di antaranya ia pernah memenangkan sejumlah pertandingan impresif di clay-court. Pada musim 2019, ia berjuang keras demi melaju ke semifinal Monte Carlo Open, termasuk mengalahkan Novak Djokovic dan Stefanos Tsitsipas.

Pada musim yang sama, petenis berkebangsaan Rusia melaju ke final Barcelona Open meski kalah dari Dominic Thiem.

Tanda positif lain? Kondisinya tidak bisa lebih baik bagi petenis peringkat 3 dunia. Madrid, yang terletak di dataran cukup tinggi, membuat lapangan cukup menguntungkan bagi petenis peringkat 3 dunia yang lebih memilih lapangan yang lebih cepat.

Runner up Australian Open musim 2021 akan kembali beraksi untuk kali pertama sejak Miami Open setelah ia positif terinfeksi COVID-19 jelang Monte Carlo Open.

Mengawali Madrid Open musim ini, petenis unggulan kedua, Medvedev akan berjumpa dengan petenis tuan rumah, Alejandro Davidovich Fokina atau petenis berkebangsaan Perancis, Pierre Hugues Herbert.

Artikel Tag: Tenis, Madrid Open, Daniil Medvedev

300  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini