Setelah Musim 2020 Berakhir, Rafael Nadal Bagikan Pesan Menyentuh

Penulis: Dian Megane
Selasa 24 Nov 2020, 15:31 WIB
Langkah Rafael Nadal di ATP Finals 2020 terhenti di semifinal

Rafael Nadal ketika berlaga di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Musim 2020 pastinya telah menjadi musim yang menantang. Pandemi membuat semua orang lengah, tetapi kita tetap harus bersyukur atas semua yang masih bisa kita nikmati, seperti halnya Rafael Nadal.

Seperti halnya semua orang di seluruh penjuru dunia, petenis berkebangsaan Spanyol merasa sedih atas tingkat keparahan dari virus mematikan yang sampai saat ini masih menghantui, tetapi ia tetap berharap semua orang bisa melaluinya.

Petenis berusia 34 tahun musim ini menikmati musim yang cukup memukau, tetapi mengalami kekecewaan yang klimaks. Tidak lama setelah tersingkir dari ATP Finals musim 2020, ia berbicara kepada media dengan menyampaikan kesedihan serta rasa terima kasih sambil merefleksi semua peristiwa yang terjadi musim ini.

“Musim yang sangat menantang. Musim yang menyedihkan bagi semua orang. Saya ingin berterima kasih kepada banyak orang yang ada di sekeliling saya dan masih tetap sehat. Tetapi dunia ini masih menderita dan satu-satunya hal yang bisa kita lakukan adalah berusaha untuk menang melawan virus itu. Mudah-mudahan, musim 2021 akan menjadi musim kemenangan,” papar Nadal yang mengakhiri musim 2020 dengan tampil di ATP Finals.

Seluruh dunia terpaksa harus menerapkan lockdown selama bulan April dan memperpanjang hal tersebut selama beberapa bulan tergantung dari dampak yang terjadi di setiap negara. Tanpa pengecualian, dunia tenis pun terpaksa harus vakum selama beberapa bulan demi menghindari penyebaran virus mematikan tersebut.

Petenis peringkat 2 dunia menikmati kesuksesan di paruh kedua musim 2020 meski ia melewatkan US Open yang ia juarai musim lalu. Ia mempertahankan dominasinya di French Open dan menumbangkan semua petenis yang menghalanginya demi memenangkan gelar French Open untuk kali ke-13.

Namun, dua gelar yang ia kantongi pada musim 2020 adalah jumlah gelar paling sedikit yang ia menangkan dalam satu musim sejak musim 2005. Musim ini ia menjadi juara di Mexican Open, Acapulco dan French Open.

Petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam mengakhiri musim 2020 dengan 27-2 dan mencatatkan 11-1 di Grand Slam dengan satu-satunya kekalahan di Grand Slam terjadi ketika ia menghadapi Dominic Thiem di perempatfinal Australian Open.

Para penggemar tenis telah melihat petenis berkebangsaan Spanyol sebagai pesaing tangguh selama bermusim-musim. Sampai saat ini ia telah mengantongi 86 gelar, tetapi ada satu kekecewaan yang masih ia rasakan ketika ia tidak sanggup menghadapi tantangan di turnamen hard-court dalam ruangan.

Gelar turnamen hard-court dalam ruangan yang sampai saat ini masih menghilang dari lemari trofinya adalah gelar ATP Finals dan Paris Masters.

Nadal tampak kewalahan beraksi di turnamen hard-court dalam ruangan. Tetapi ia telah memenangkan hampir semua turnamen, selain kedua turnamen tersebut.

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, French Open, Rafael Nadal

687  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini