Pandangan Alexander Zverev Terkait Gebrakan Dan Kekecewaan Di Musim 2020

Penulis: Dian Megane
Rabu 28 Okt 2020, 18:11 WIB
Alekander Zverev masih mengincar gelar Grand Slam pertama dalam kariernya

Alexander Zverev ketika beraksi di Cologne musim 2020

Berita Tenis: Dengan kurang dari satu bulan sampai berakhirnya turnamen ATP musim 2020, Alexander Zverev mendapatkan banyak hal yang bisa membuatnya tetap tersenyum.

Petenis berkebangsaan Jerman saat ini mengantongi delapan kemenangan beruntun setelah mengklaim dua gelar secara beruntun di Cologne, Jerman (bett1HULKS Indoors dan bett1HULKS Championships), sehingga sampai saat ini ia telah berhasil mengoleksi 13 gelar, enam gelar lebih banyak dibandingkan petenis putra lain yang lahir setelah tahun 1994.

Musim ini, ia juga menuikmati kesuksesan di Grand Slam setelah ia berhasil melakoni final Grand Slam pertama dalam kariernya di US Open sebelum kalah dari Dominic Thiem dengan lima set. Ia juga melaju ke semifinal di Australian Open dan lagi-lagi ia kalah dari Thiem dengan empat set.

"Saya pikir sulit untuk memilih satu momen di musim 2020," aku Zverev dalam wawancara dengan Gala. "Saya menginvestasikan banyak waktu dan energi demi melaju ke semifinal Grand Slam. Tekanannya begitu hebat dan sungguh luar biasa ketika kerja keras akhirnya terbayar dengan hasil yang impresif di Melbourne dan New York."

"Ada banyak momen menyulitkn dalam karier setiap petenis dan lebih banyak hal diharapkan masih terjadi. Itulah mengapa berarti banyak bisa berada di pekan terakhir sebuah Grand Slam."

Tanpa diragukan, gebrakan petenis peringkat 7 dunia pada musim ini adalah laga final melawan Thiem di final US Open. Saat itu, ia unggul dengan dua set sebelum Thiem berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan gelar US Open petama dalam kariernya dengan dramatis.

Petenis berusia 23 tahun mengakui bahwa ia masih memikirkan pertandingan tersebut karena ia masih mengincar gelar Grand Slam pertama dalam kariernya. Sejauh ini dalam kariernya, kemenangan terbesar yang pernah ia klaim adalah ATP Finals musim 2018.

"Tentu saya masih memikirkan kenyataan bahwa saya hanya terpaut dua poin lagi dari kemenangan dan keputusan saya di set kelima (final US open). Itu hal yang normal. Saya berharap saya akan mendapatkan peluang emas lagi musim depan dan dalam beberapa musim ke depan serta suatu saat nanti, saya akhirnya bisa memenangkan gelar itu," tutur Zverev.

Zverev dijadwalkan akan kembali berkompetisi pada pekan depan di turnamen Masters 1000 terakhir pada musim ini, Paris Masters. Musim ini, ia telah mencatatkan 23-8.

Artikel Tag: Tenis, US Open, paris masters, alexander zverev, Dominic Thiem

707  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini