Kebiasan Lama Masih Terlihat Di Palermo

Penulis: Dian Megane
Rabu 05 Agu 2020, 18:04 WIB
Kebiasan Lama Masih Terlihat Di Palermo

Sara Errani

Berita Tenis: Ketika para petenis kembali melakoni pertandingan tenis kompetitif untuk kali pertama dalam lima bulan terakhir pada pekan ini, beberapa petenis masih belum terbiasa dengan peraturan baru setelah pertandingan.

Akibat pandemi COVID-19, sejumlah protokol diterapkan di turnamen WTA, termasuk Palermo Open. Di Palermo, para petenis dilarang untuk memperlihatkan diri di tempat pertandingan sebelum waktunya, memberikan tanda tangan, dan berfoto dengan penggemar, hal yang biasanya dilakukan, termasuk awal musim ini. Tetapi, sejumlah kebiasaan lama sulit untuk ditinggalkan oleh beberapa petenis.

Petenis tuan rumah, Sara Errani merayakan kemenangan babak pertama yang berlangsung maraton melawan Sorana Cirstea dengan melemparkan wristbandkepada para penggemar, sesuatu yang biasanya dilakukan pemenang pertandingan. Tetapi, hal semacam itu saat ini dilarang di turnamen tersebut karena berpotensi menularkan virus, meski semua petenis telah dites COVID-19 sebelum bertanding.

Beruntungnya bagi Errani, ia bukan satu-satunya petenis yang tidak sengaja melanggar protokol. Qualifier asal Slovenia, Kaja Juvan melakukan hal yang sama setelah ia mengalahkan petenis unggulan kedua, Marketa Vondrousova. Kemenangan terebut menjadi kemenangan pertama Juvan atas petenis peringkat 20 besar.

Selain pandangan tajam dari wasit pertandingan, baik Errani mau pun Juvan tidak akan dihukum dengan cara apa pun karena melakukan sesuatu yang merupakan kebiasaan.

Direktur turnamen Palermo Open, Oliviero Palermo menyatakan, ia merasa bangga bahwa Palermo bisa menjadi tuan rumah dari turnamen tenis pertama dalam lima bulan terakhir dan protokol yang diterapkan bisa ditiru oleh turnamen lain. Tetapi, ia mengakui bahwa hal itu akan lebih menantang di bagian dunia tertentu, apalagi AS yang akan menjadi tuan rumah US Open karena masih ada peningkatan kasus COVID-19 yang signifikan di beberapa daerah AS.

“Protokolnya baik, bisa diterapkan di mana-mana. Sejauh ini, masih aman dan bekerja dengan baik. Tetapi kami berada di bagian dunia yang cukup sepi. Saya memahami kesulitan yang akan dihadapi bahwa US Open bisa mendatang lebih banyak orang. Tetapi anggaran New York bukan anggaran Palermo,” jelas Palma.

Artikel Tag: Tenis, Palermo Open, Sara Errani, Kaja Juvan

359  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini