Hengkang Dari French Open, Iga Swiatek Siap Pelajari Pelajaran Baru

Penulis: Dian Megane
Kamis 10 Jun 2021, 14:41 WIB
Iga Swiatek kalah di perempatfinal French Open 2021

Iga Swiatek gagal pertahankan gelar French Open

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek siap untuk mempelajari pelajaran baru setelah kalah dari Maria Sakkari di perempatfinal French Open musim 2021.

Di pertandingan tersebut, juara bertahan tidak memperlihatkan performa terbaik setelah kalah dua set langsung, sehingga ia tidak bisa menjadi petenis putri pertama yang bisa mempertahankan gelar French Open sejak Justine Henin pada musim 2007.

Ketika berbicara kepada media, petenis unggulan kedelapan mengakui bahwa ia tidak memainkan permainan terbaik dan mengakui bahwa lawan di seberang netnya tampil lebih baik.

“Yang pasti, saya tidak memainkan permainan terbaik saya. Itu hal yang pasti,” ungkap Swiatek.

“Tetapi Maria bermain dengan baik melawan forehand saya, yang tidak bekerja dengan cukup baik di pertandingan itu. Saya sedikit kesulitan untuk menemukan di mana saya seharusnya bermain. Saya tidak bisa memainkan beberapa pukulan yang biasanya memberi saya poin. Ya, bola-bola saya tidak begitu akurat mau pun bertenaga.”

“Pada dasarnya, itu senjata terbesar saya, jadi, benar-benar menyulitkan tidak bermain tanpa hal itu. Selain itu, saya pikir beberapa pekan terakhir seperti kemarin. Saya hanya tidak mendapatkan hari yang baik, saya tidak bisa memulihkan diri dengan baik secara fisik, karena saya stres. Hari-hari seperti itu terjadi dan itu normal.”

Juara Italian Open musim 2021 juga membandingkan performa musim lalu dan menyatakan bahwa ada pelajaran yang harus dipelajari. Ia juga menyatakan bahwa cedera yang ia alami di pertandingan tersebut tidak terlalu serius.

“Musim ini saya merasakan tekanan lebih pada diri saya, tetapi saya juga bermain dengan baik, karena saya pikir perempatfinal adalah hasil yang positif,” tambah Swiatek.

“Saya memperlihatkan konsistensi. Tentu saya tahu saya bisa bermain dengan lebih baik. Semua orang telah melihatnya. Saya tahu saya bisa memainkan bola yang lebih bertenaga dan semuanya. Tetapi hari-hari seperti itu terjadi. Saya tidak mendapatkan hari seperti musim lalu. Pada dasarnya itulah mengapa saya menang. Tetapi hal yang paling penting saat ini adalah mengambil pelajaran dari hal itu dan tidak membiarkannya terjadi lagi di masa yang akan datang.”

“Saat ini saya tahu tidak ada yang serius dengan cedera saya. Ketika saya berada di lapangan, saya merasa sama sekali berbeda. Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya bahkan tidak bisa tidur nyenyak malam sebelumnya. Saya tidur beberapa jam. Saya pikir saya merasakan semua hal dua kali lipat daripada seharusnya. Cukup sulit untuk melihat apa yang terjadi secara rasional.”

Selanjutnya bagi petenis berusia 20 tahun adalah musim grass-court dan ia akan kembali ke venue di mana ia memenangkan gelar Wimbledon kategori junior musim 2018. Tetapi ia tidak berharap terlalu tinggi.

“Ketika saya melakoninya pada musim itu, saya begitu marah bahwa saya tidak memenangkan French Open junior sehingga saya melampiaskannya di Wimbledon. Saya pikir secara fisik saya lebih baik daripada lawan saya, daripada petenis junior lain di sana. Motivasi saya memenangkan Grand Slam mana pun. Kemarahan saya di French Open benar-benar memotivasi saya,” tukas Swiatek.

“Selain itu, kondisi musim ini istimewa, karena benar-benar panas. Pada dasarnya, bolanya melambung seperti di clay-court. Tetap saja pada musim 2019 saya tidak melalui perjalanan yang cukup baik di turnamen grass-court. Itulah mengapa saya merasa saya tidak konsisten di lapangan itu.”

Jadwal turnamen selanjutnya bagi Swiatek adalah turnamen di Berlin yang dimulai pada 14 Juni. Sebelum itu, ia masih akan berkompetisi di semifinal French Open nomor ganda putri bersama Bethanie Mattek Sands melawan Irina Camelia Begu dan Nadia Podorsoka.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Iga Swiatek

842  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini