Quartararo Bicara Tentang Kegagalannya di GP San Marino

Penulis: Senja Hanan
Senin 14 Sep 2020, 20:34 WIB
Pebalap tim Petronas SRT, Franco Morbidelli. (Images; Crash)

Pebalap tim Petronas SRT, Franco Morbidelli. (Images; Crash)

Berita MotoGP: Fabio Quartararo kembali gagal memetik kemenangan di MotoGP San Marino. Alhasil, pebalap Petronas SRT Yamaha itu harus merelakan posisi puncak klasemen direbut Andrea Dovizioso.

“Itu memalukan karena saya sudah bilang bahwa kami punya peluang bertarung untuk gelar. Kita lihat saja. Itu sangat membuat frustasi, tapi setidaknya kami belajar sesuatu hal,” kata Fabio Quartararo tentang kegagalannya di GP San Marino sebagaimana dipetik dari Crash.

“Ini tahun kedua saya (di MotoGP). Saya belajar dari seluruh kesalahan yang saya lakukan tahun lalu dan saya akan belajar dari kesalahan ini. Saya akan menonton (balapan itu) lagi. Tentu saja, sulit untuk melihat kembali balapan ketika Anda jatuh, tapi penting bagi saya untuk melihat di mana saya melakukan kesalahan.”

Balapan San Marino sendiri dimenangi oleh rekan setim Quartararo, Franco Morbidelli. Namun, tambahan sembilan angka yang didapatkan Andrea Dovizioso di posisi ketujuh membuat pebalap asal Italia tersebut merebut takhta Quartararo dengan selisih enam angka di puncak klasemen.

Perebutan gelar memang masih sangat terbuka dengan selisih enam angka. Namun demikian, setelah seri kedua di Andalusia, Spanyol, pada 26 Juli lalu, Quartararo menunjukkan tren menurun dengan tak pernah lagi mencicipi podium sejak itu.

Quartararo tak perlu menunggu lama untuk kesempatan merebut kembali puncak klasemen. Ia bisa mendapatkan kembali dominasinya dalam balapan Grand Prix Emilia Romagna di Misano pada akhir pekan ini.

Namun demikian, jika mengulangi hasil buruk seperti akhir pekan lalu, bukan tidak mungkin posisinya bakal diganti oleh pembalap Ducati yang berada di posisi ketiga klasemen sementara, Jack Miller. Miller hanya berselisih enam angka dari Quartararo serta unggul empat angka dari Joan Mir di posisi keempat.

"Pada akhirnya, Anda bisa saja cepat. Anda bisa mendapatkan semuanya. Tapi Anda tidak bisa membeli pengalaman. Anda harus menjalaninya, melakukan kesalahan, dan menurut saya semua orang belajar,” kata Quartararo.

“Saya yakin bahkan Marc (Marquez) atau Valentino (Rossi) pun tetap belajar, jadi bayangkan saya ketika Anda baru berada di tahun kedua (di MotoGP).”

Artikel Tag: Quartararo, GP San Marino

1768  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini