Kalah dari Quartararo, Petronas Yamaha Tetap Bangga dengan Peran Morbidelli

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 13 Des 2019, 22:20 WIB
Kalah dari Quartararo, Petronas Yamaha Tetap Bangga dengan Peran Morbidelli

Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo

Berita MotoGP: Meski penampilan Franco Morbidelli kalah dari Fabio Quartararo, yang merupakan juniornya. Namun Bos tim Petronas Yamaha mengungkapkan peran besar Morbidelli dalam tim.

MotoGP 2019 sendiri menjadi musim perdana bagi tim Petronas Yamaha melakoni di ajang balap kelas tertinggi. Walaupun menjadi tim pemula, tetapi target besar sudah dimiliki tim asal Malaysia itu. Awalnya, tim satelit Yamaha ini sangat bergantung besar pada Morbidelli yang telah memiliki pengalaman di MotoGP selama semusim.

Target besar pun diberikan tim kepada Morbidelli dengan menembus posisi enam besar. Sementara, rekannya Quartararo hanya diberi target meraih gelar rookie terbaik untuk bersaing dengan tiga pebalap pemula lainnya.

Akan tetapi, saat berlangsung gelaran MotoGP, kenyataannya justru berbeda. Quartararo justru tampil gemilang hingga akhirnya menempati posisi lima besar dan menjawab target titel rookie terbaik. Sementara, Morbidelli melempem dan hanya bisa duduk di urutan ke-10.

Pun demikian, Razali tak ingin mengecilkan peran Morbidelli. Baginya, pebalap asal Italia itu ikut memiliki kontribusi besar terhadap kemenagan Petronas Yamaha meraih titel tim satelit terbaik.

“Kami memang mengandalkan Franco Morbidelli untuk mengambil posisi enam teratas di kejuaraan, dan bagi Fabio Quartararo adalah (menargetkan) gelar rookie tahun ini,” ungkap Razali, mengutip dari Paddock GP.

“Tetapi tujuan ini sudah jauh terlampaui. Enam pole position dan tujuh podium untuk pemain berpaspor Prancis itu. Ada pun untuk juara dunia Moto2 2017 (Morbidelli), dengan berada di 10 besar, ia memiliki sebagian besar kontribusi pada gelar tim satelit terbaik yang dimenangkan oleh tim ini,” tandasnya.

Artikel Tag: Fabio Quartararo, MotoGP 2019, Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli

2817  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini