Jika Vaksin Belum Ditemukan, Jadwal Balapan MotoGP 2021 dan 2022 Terancam Dipangkas

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 11 Jul 2020, 11:45 WIB
Jika Vaksin Belum Ditemukan, Jadwal Balapan MotoGP 2021 dan 2022 Terancam Dipangkas

MotoGP Jerez 2019

Berita MotoGP: CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan niatnya untuk mengurangi jumlah balapan di MotoGP 2021 dan 2022 andaikan vaksin Covid-19 tak kunjung ditemukan pada periode tersebut.

Pandemi virus corona (Covid-19) memang sangat berdampak bagi kompetisi MotoGP. Selain kompetisi MotoGP yang ditunda beberapa bulan, jadwal MotoGP musim ini juga dipangkas dari 20 balapan menjadi 13 balapan saja.

Bukan hanya itu, 13 balapan tersebut bahkan terpaksa digelar di 8 trek dan 5 negara Eropa. Musim 2020 pun tercatat jadi musim MotoGP terpendek sejak 1995.

MotoGP semula menargetkan akan ada 22 balapan mulai 2022 mendatang, termasuk mengunjungi Indonesia, Brasil, dan Sirkuit Portimao, Portugal, sebagai program rotasi dengan empat trek Semenanjung Iberia lainnya, yakni Jerez, Catalunya, Aragon, dan Valencia, di Spanyol.

"Situasi dunia mulai tahun depan tak akan sama lagi dengan yang dulu. Saya tidak dalam posisi untuk menyatakan bahwa kalender 2022 akan seperti yang kami rencanakan sebelum pandemi virus corona," ungkap Ezpeleta kepada Motorsport.

"Kami punya kontrak rotasi, beberapa di antara mereka tanda tangan dan lainnya sepakat. Tapi saya bahkan tak tahu apakah kami bisa benar-benar menggelar 22 balapan. Kami harus beradaptasi pada situasi yang ada seperti yang kita lakukan tahun ini," lanjutnya.

Ezpeleta juga kembali menegaskan bahwa MotoGP akan sangat bergantung pada vaksin. Akibatnya Dorna berencana memangkas jadwal balap andaikan vaksin belum ditemukan.

"Semua tergantung pada penemuan vaksin virus corona. Selama belum ada, kami akan masih menggelar balapan lebih sedikit dan merotasi semua trek," tandasnya.

Ezpeleta juga mengakui bahwa pihaknya tak lagi memprioritaskan jumlah balapan per musim, melainkan level kompetisi MotoGP yang selama lima tahun terakhir menjadi jauh lebih ketat dari era-era sebelumnya. Ia pun yakin, bahwa inilah yang menjadi kunci utama kesuksesan MotoGP.

"Kami tak akan menampik ide apa pun. Tapi bagi saya, yang paling jelas adalah kami tak bisa balapan tanpa hal terbaik yang kami punya, yakni level kompetisi yang kita lihat di trek. Melihat 15-16 motor hanya terpisah satu detik adalah hal yang harus kami pertahankan," tandasnya.

Artikel Tag: motogp 2020, Jadwal MotoGP, Virus Corona

1082  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini