LIV Golf Siapkan Model Bisnis Baru di Tengah Isu Kebangkrutan

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 23 Mei 2026, 06:33 WIB - 106 views
LIV Golf mulai menyiapkan opsi restrukturisasi kebangkrutan di Amerika Serikat apabila gagal mendapatkan pendanaan tambahan setelah musim 2026.

LIV Golf mulai menyiapkan opsi restrukturisasi kebangkrutan di Amerika Serikat apabila gagal mendapatkan pendanaan tambahan setelah musim 2026.

Ligaolahraga.com -

LIV Golf sedang berupaya mencari investor baru untuk menjaga kelangsungan kompetisi.

Upaya itu terungkap setelah muncul laporan bahwa liga tersebut mulai menyiapkan opsi restrukturisasi kebangkrutan di Amerika Serikat apabila gagal mendapatkan pendanaan tambahan setelah musim 2026.

Liga golf yang didukung Arab Saudi itu tetap melanjutkan rencana memperkenalkan model bisnis baru kepada calon investor meski situasi finansialnya kini menjadi sorotan.

Sebelumnya, Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi selaku penyandang dana utama LIV mengumumkan pada 30 April lalu bahwa mereka tidak akan lagi mendanai kompetisi tersebut setelah musim ini berakhir.

Laporan Axios menyebut CEO LIV Golf Scott O’Neil sedang mencari investasi baru senilai 250 juta dolar AS untuk menjaga operasional liga tetap berjalan.

Dalam presentasi kepada calon investor, O’Neil dikabarkan optimistis LIV Golf dapat mulai menghasilkan keuntungan dalam dua tahun ke depan.

Pernyataan itu cukup berbeda dibanding proyeksi sebelumnya ketika pihak liga menyebut membutuhkan sekitar 10 tahun untuk mencapai profitabilitas.

Di sisi lain, Bloomberg melaporkan LIV juga mempertimbangkan memindahkan kantor pusatnya ke Amerika Serikat.

Langkah tersebut disebut berkaitan dengan aturan restrukturisasi kebangkrutan di AS yang dinilai lebih menguntungkan dibanding wilayah lain.

Saat ini LIV Golf memiliki entitas bisnis di Amerika Serikat, Inggris, dan Pulau Jersey.

Sumber yang mengetahui situasi internal LIV mengatakan kepada ESPN bahwa pihak liga tengah mengeksplorasi berbagai opsi masa depan sekaligus membuka pembicaraan dengan sejumlah mitra strategis jangka panjang.

Menurut sumber tersebut, LIV telah menerima minat serius dari beberapa calon investor dan segera mempresentasikan rencana bisnis terbaru mereka.

“LIV Golf fokus untuk mendapatkan kesepakatan yang bisa menjaga masa depan organisasi dalam jangka panjang,” ujar juru bicara LIV dalam pernyataan resmi.

“Kami sedang mempresentasikan rencana bisnis baru kepada calon mitra modal dan ada beberapa jalur yang sedang dieksplorasi untuk memastikan masa depan yang berkelanjutan.”

Sejak pertama kali berdiri pada 2022, LIV memang menghabiskan dana sangat besar untuk menarik pemain-pemain top dunia dari PGA Tour.

PIF dilaporkan telah menggelontorkan lebih dari 5 miliar dolar AS selama lima musim terakhir.

Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk membayar kontrak fantastis kepada sejumlah pegolf ternama seperti Bryson DeChambeau, Jon Rahm, dan Dustin Johnson.

Total investasi PIF bahkan diperkirakan akan menembus 6 miliar dolar AS pada akhir musim ini.

Dalam turnamen LIV Golf di Virginia awal bulan ini, Jon Rahm mengungkapkan dirinya masih memiliki kontrak beberapa tahun lagi bersama LIV dan tidak melihat banyak kemungkinan untuk keluar dari perjanjian tersebut.

Sementara itu, kontrak Bryson DeChambeau akan habis pada akhir musim. Ia mengaku PGA Tour kemungkinan akan memberikan sanksi berat apabila dirinya mencoba kembali bermain di sana.

DeChambeau bahkan menyebut dirinya bisa fokus bermain di turnamen independen dan mengembangkan kanal YouTube pribadinya jika LIV benar-benar berhenti beroperasi dan pintu kembali ke PGA Tour tertutup.

Meski dihadapkan pada ketidakpastian finansial, LIV menegaskan mereka masih optimistis dapat menemukan investor strategis baru untuk mempertahankan kompetisi di masa mendatang.

Artikel Tag: bryson dechambeau, jon rahm, liv golf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/liv-golf-siapkan-model-bisnis-baru-di-tengah-isu-kebangkrutan
106
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini