CEO PGA Tour Brian Rolapp Buka Peluang Kembalinya Pegolf LIV

Brian Rolapp menegaskan PGA Tour akan mempertimbangkan setiap peluang yang dapat meningkatkan kualitas kompetisi, termasuk kemungkinan membuka kembali pintu bagi pemain dari LIV. (Foto: Golf Digest)
CEO PGA Tour, Brian Rolapp, menyatakan pihaknya membuka kemungkinan untuk menciptakan jalur tambahan bagi para pemain LIV Golf League yang ingin kembali ke tur utama golf dunia tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Rolapp dalam wawancara pada Senin (20/4) waktu setempat, di tengah ketidakpastian masa depan LIV Golf menyusul laporan terkait potensi perubahan dukungan pendanaan dari Public Investment Fund.
Meski demikian, CEO LIV Golf Scott O'Neil menegaskan bahwa liga masih mendapat dukungan hingga musim ini.
“Kami membaca berita yang sama seperti semua orang. Kami tidak tahu pasti apa yang terjadi di sana, tetapi para pemain masih terikat kontrak dan kami menghormatinya,” ujar Rolapp.
Beberapa pemain top sebelumnya telah meninggalkan LIV Golf dan kembali ke PGA Tour, termasuk Brooks Koepka dan Patrick Reed.
Koepka mengakhiri kontraknya lebih awal dan kembali pada Januari melalui program “returning member” yang memungkinkan pemain tertentu kembali dengan syarat khusus.
Program tersebut berlaku bagi pemain yang absen minimal dua tahun dari PGA Tour dan meraih gelar besar seperti The Players Championship atau salah satu turnamen mayor sejak 2022.
Namun, syaratnya cukup ketat, termasuk penalti finansial signifikan.
Koepka, misalnya, harus melepaskan hak ekuitas pemain selama lima tahun, tidak berhak atas bonus FedEx Cup senilai 100 juta dolar AS pada 2026, serta menyumbangkan 5 juta dolar AS untuk kegiatan amal.
Sementara itu, Reed diperkirakan akan kembali ke PGA Tour pada 25 Agustus mendatang setelah menjalani masa skorsing selama satu tahun akibat kepindahannya ke LIV Golf.
Brian Rolapp menegaskan bahwa PGA Tour akan mempertimbangkan setiap peluang yang dapat meningkatkan kualitas kompetisi, termasuk kemungkinan membuka kembali pintu bagi pemain dari LIV.
“Saya tertarik pada apa pun yang bisa membuat PGA Tour lebih baik. Itu fokus utama kami,” ujarnya.
Jika LIV Golf mengalami penurunan pendanaan atau bahkan berhenti beroperasi, masa depan sejumlah pemain bintang seperti Jon Rahm, Bryson DeChambeau, dan Cameron Smith menjadi tanda tanya, khususnya terkait peluang kembali ke PGA Tour.
Ketiga pemain tersebut sebenarnya memenuhi syarat untuk mengikuti program kembali, namun batas waktu pendaftaran telah berakhir pada 2 Februari lalu.
Brian Rolapp sebelumnya menegaskan bahwa program tersebut hanya bersifat sementara dan tidak menjadi preseden untuk kebijakan di masa depan.
Meski begitu, ia mengakui bahwa kehadiran LIV Golf memberikan dampak kompetitif yang mendorong PGA Tour untuk berbenah.
“Persaingan membuat kami mengevaluasi apa yang sudah baik dan apa yang perlu ditingkatkan, baik untuk penggemar, pemain, maupun mitra siaran,” kata Rolapp.
Dengan dinamika yang terus berkembang, PGA Tour membuka kemungkinan perubahan kebijakan ke depan guna mengakomodasi situasi baru dalam dunia golf profesional.
Artikel Tag: pga tour, liv golf
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/ceo-pga-tour-brian-rolapp-buka-peluang-kembalinya-pegolf-liv

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini