Bryson DeChambeau Sambut Baik Perombakan Via Proyek “LIV Golf 2.0”

Bryson DeChambeau disebut-sebut menjadi salah satu wajah utama LIV Golf dalam fase berikutnya. (Foto: Golf Digest)
Bryson DeChambeau menyambut positif rencana besar LIV Golf untuk merombak struktur kompetisinya mulai musim 2027.
Pegolf asal Amerika Serikat itu bahkan mengaku ikut terlibat dalam sejumlah diskusi di balik layar dan percaya perubahan yang sedang disiapkan dapat membuka peluang pertumbuhan yang jauh lebih besar bagi liga tersebut.
“Saya melihat banyak peluang dari rencana ini. Saya ikut membantu sedikit di balik layar dan saya rasa ada banyak manfaat jika modal baru masuk ke liga ini,” ujar Bryson DeChambeau saat tampil di LIV Golf Andalucia.
Komentar tersebut muncul di tengah laporan mengenai proyek transformasi yang dikenal sebagai “LIV 2.0”, sebuah inisiatif yang akan membawa perubahan signifikan terhadap model bisnis dan format kompetisi LIV Golf.
Menurut berbagai laporan media internasional, LIV Golf akan memasuki fase baru tanpa dukungan pendanaan dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, yang selama ini menjadi sumber utama pembiayaan sejak liga diluncurkan pada 2022.
Selama lima musim pertama, PIF disebut telah menggelontorkan lebih dari 5 miliar dolar AS untuk mendukung pengembangan dan operasional LIV Golf. Namun, pendanaan tersebut dilaporkan akan berakhir setelah musim 2026.
Dalam struktur baru yang sedang dirancang, para pemain akan memperoleh porsi kepemilikan yang lebih besar dalam liga.
Mereka juga akan mendapatkan kembali hak komersial pribadi sehingga dapat mengelola dan memasarkan merek masing-masing secara independen.
Kebijakan tersebut diyakini akan memberikan keuntungan besar bagi sejumlah bintang LIV Golf, termasuk DeChambeau yang dipandang sebagai salah satu wajah utama liga untuk era berikutnya.
Selain perubahan kepemilikan, kalender kompetisi LIV Golf mulai 2027 juga dilaporkan akan dipangkas menjadi 10 turnamen yang digelar di lima benua.
Lima turnamen akan berstatus “team majors”, sementara lima lainnya masuk kategori “signature events”.
LIV Golf juga berencana meluncurkan National Opens, yaitu rangkaian turnamen individu yang memungkinkan kompetisi hadir di berbagai pasar penting di seluruh dunia.
Konsep tersebut diharapkan dapat membantu para pemain memperoleh poin dalam Official World Golf Ranking (OWGR), sebuah isu yang selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar bagi pegolf yang bergabung dengan LIV Golf.
Di sisi lain, liga tetap akan mempertahankan fokus pada format tim yang selama ini menjadi pembeda dibandingkan tur golf profesional lainnya.
Meski konsep kompetisi beregu telah terbukti populer dalam ajang seperti Ryder Cup dan Presidents Cup, LIV masih berupaya meningkatkan daya tarik format tersebut dalam jadwal regulernya.
Namun, tidak semua pihak sepenuhnya yakin terhadap arah baru tersebut. Kapten Fireballs GC, Sergio Garcia, menilai keberhasilan LIV Golf tetap bergantung pada kemampuan liga membangun model bisnis yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami harus melihat di mana kami bisa memiliki rencana bisnis terbaik untuk masa depan. Saya ingin LIV terus hadir di tempat seperti Valderrama, tetapi sejujurnya saya tidak tahu bagaimana hasil akhirnya nanti,” kata Garcia.
Meski masih mencari investor baru untuk menggantikan peran PIF, LIV Golf tetap optimistis bahwa perubahan struktur kepemilikan dan kompetisi dapat menjadi fondasi yang lebih sehat untuk jangka panjang.
Bryson DeChambeau bahkan meyakini nilai waralaba tim dapat menjadi salah satu aset paling berharga dalam mendorong pertumbuhan liga pada era berikutnya.
“Jika kami bisa menjalankan semua rencana ini dengan benar, momentum pertumbuhannya bisa tanpa batas,” ujar Bryson DeChambeau.
Artikel Tag: bryson dechambeau, sergio garcia, liv golf
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/bryson-dechambeau-sambut-baik-perombakan-via-proyek-liv-golf-20

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini