Tolak Ajakan Gabung ke Ferrari, Pebalap Wanita Ini Justru Lempar Kritikan Pedas

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 18 Jan 2020, 13:40 WIB
Tolak Ajakan Gabung ke Ferrari, Pebalap Wanita Ini Justru Lempar Kritikan Pedas

Sophia Floersch

Berita F1: Pebalap wanita Formula 3, Sophia Floersch baru saja menolak tawaran untuk bergabung ke tim Ferrari. Ia justru melontarkan kritik pedas terhadap ajakan tersebut melalui akun twitter miliknya.

Sophia Floersch itu memang sempat menghiasi media lantaran mengalami kecelakaan yang cukup parah pada balap F3 Makau pada tahun 2018 silam. Saat itu, mobil yang dikemudikannya terbang setelah bersenggolan dengan pebalap lain.

Setelah dilarikan ke rumah sakit, Sophia Floersch didiagnosis menderita patah tulang belakang.

Setelah menjalani operasi selama 17 jam dan berlangsung sukses, pebalap berusia 19 tahun itu dilaporkan tidak mengalami kelumpuhan. Beberapa bulan kemudian kembali aktif dan tahun lalu ikut balapan di F3 Makau lagi.

Kabar terbaru, pebalap asal Jerman ini menolak ajakan bos tim Ferrari, Mattia Binotto untuk bergabung di tim F1 tersebut.

Sophia Floersch dikabarkan bereaksi negatif terhadap proposal Mattia Binotto untuk memiliki pebalap wanita penguji dan pengembangan di Ferrari.

Ia percaya bahwa ini akan membuat pebalap wanita di belakang layar, padahal menurutnya mereka harus keluar balapan.

Akun Twitter F1 menuliskan: “Ferrari dikabarkan sedang mencari untuk menambah driver wanita ke jajaran Ferrari Driver Academy mereka. Dan Kepala Tim Mattia Binotto berpikir itu bisa terjadi "segera".”

Floersch pun memberi tanggapannya, "Apakah ini semangat lelaki modern? Selama kita (perempuan) hanya membawa barang ke pasar dalam perlombaan, tidak ada yang akan berubah.”

“Kita harus menunjukkan bahwa kita setara. Seperti Michele Mouton," tulisnya di akun Twitter pribadinya.

Michele Mouton sendiri adalah wanita asal prancis yang pernah berkompetisi di kejuaraan dunia reli (WRC) dan mencetak empat kemenangan bersama Audi.

Prestasi tertingginya, peringkat kedua klasemen akhir pada WRC 1982.

"Perempuan harus menjadi bagian dari akademi Ferrari. Itu sesuatu yang sedang kita kerjakan sekarang untuk mewujudkannya dengan sangat cepat," kata Mattia Binotto di formula1.com.

Akibat dari reaksi negatif tersebut, mungkin Ferrari akan berpikir ulang untuk merekrut pebalap muda asal Jerman tersebut.

Artikel Tag: Ferrari, f1 2020, Sophia Floersch

1417  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini