AlphaTauri Miliki 'American Blonde' yang Peringatkan Pesan FIA ke Tim

Penulis: Akmal Saputra
Jumat 11 Sep 2020, 02:00 WIB
Mobil pembalap Pierre Gasly dari AlphaTauri saat di jalur pit/Image:Motorsport

Mobil AlphaTauri/ Image: Motorsport

Berita Formula 1:  Tim Scuderia AlphaTauri mengaku memiliki sistem suara otomatis yang dijuluki 'American Blonde' untuk memperingatkan pesan dari Federasi Otomotif Dunia (FIA) langsung kepada tim sehingga tidak ada membuat kesalahan seperti yang dilakukan Mercedes di Grand Prix Italia.

Pekan lalu, Hamilton yang sedang memimpin lomba harus diganjar hukuman penalti 10 detik demikian juga pebalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi karena memasuki jalur pit yang masih tertutup untuk para pebalap menyusul peluncuran Safety Car pertama ketika mobil Haas Kevin Magnussen mengalami masalah teknis di pinggir trek. 

Hamilton mengaku tidak melihat sinyal lampu berkedip yang memperingatkannya bahwa jalur pit ditutup, sementara tim mengatakan tidak melihat pesan peringatan yang dipasang di layar FIA. Kesalahan itu yang membuka jalan bagi Pierre Gasly dari AlphaTauri untuk meraih kemenangan perdananya di Formula 1.  

Merefleksikan keadaan seputar kesalahan pitstop yang krusial itu, manajer tim AlphaTauri Graham Watson telah mengungkapkan bahwa ia memasang sistem suara khusus di timnya beberapa tahun yang lalu untuk menghindari kesalahan seperti yang dilakukan Mercedes.

Dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport.com yang mengungkap kisah dalam kemenangan AlphaTauri, Watson menjelaskan ide timnya untuk memastikan tidak ada pesan dari FIA yang terlewat.

"Saya kira Mercedes tidak memiliki sesuatu yang serupa, karena kalau tidak mereka akan tahu. Tapi di dinding lubang kami sekitar tiga tahun yang lalu saya memulai sulih suara terkomputerisasi pada semua pesan dari FIA," sebutnya.

"Jadi ketika pesan FIA itu muncul di halaman tiga yang mengatakan 'jalur pit ditutup', saya mendapatkan suara yang dihasilkan komputer yang memberi tahu saya. Dia seorang wanita, saya menyebutnya orang Amerika berambut pirang, karena aksennya," sambungnya.

Ia menyebutkan bahwa para insinyur sebenarnya sempat mengatakan bisa membawa salah satu pembalap Daniil Kvyat untuk masuk jalur pit, tapi masih sempat dihentikan.

"Pada saat itu saya mulai berteriak tidak, jangan masuk, jangan masuk, jangan masuk. Dan mereka semua menatap saya, dan Saya berkata entri pit ditutup, entri pit ditutup. Jadi kami tetap di sana. Tapi kemudian saya melihat Hamilton masuk," katanya.

 "Saya seperti merasa apakah saya mengacau, sebagai direktur olahraga, apakah saya membuat kesalahan besar di sini? karena tim seperti Mercedes tidak akan membuat kesalahan seperti ini. Dan kemudian aku melihat ke layar lagi. Tidak, tidak, 100 persen kawan, jangan masuk. Kamu harus keluar," pungkasnya.

Mercedes mengatakan setelah kesalahan Grand Prix Italia-nya bahwa mereka akan membuat perubahan pada perangkat lunak untuk memastikan tidak melewatkan pesan serupa di masa depan.

Artikel Tag: AlphaTauri, Mercedes, FIA

583  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini