BWF Akan Terapkan Shuttlecock Sintesis Pada Musim 2021

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 21 Jan 2020, 02:00 WIB
BWF Akan Terapkan Shuttlecock Sintesis Pada Musim 2021

Badminton/[Foto:NST]

Berita Badminton : Federasi Badminton Dunia (BWF) mengumumkan pada hari Senin (20/1) bahwa pihaknya telah menyetujui shuttlecock sintetis untuk turnamen internasionalnya mulai tahun depan karena adanya tujuan untuk mengurangi limbah akibat pemborosan shuttlecock tradisional.

Badan yang mengatur hal ini mengatakan berkolaborasi dengan produsen peralatan olahraga Jepang, Yonex untuk mengembangkan versi sintetis, yang digunakan pada tiga turnamen internasional yang disetujui BWF tahun lalu.

"Umpan balik menunjukkan bahwa shuttlecock bulu sintetis Yonex lebih tahan lama dan ekonomis dibandingkan dengan shuttlecock berbulu alami tradisional, sementara pada saat yang sama memberikan hasil dan kinerja yang sangat mirip," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Shuttlecock bulu sintetis dapat mengurangi penggunaan kok tradisional hingga 25%, memberikan keunggulan lingkungan dan ekonomi yang signifikan bagi bulu tangkis ke depan," ungkapnya.

"Para pemain elit juga dilibatkan dalam pengujian dan dengan cepat menyesuaikan pola kecepatan para pemain," ungkap Sekretaris Jenderal BWF, Thomas Lund.

"Visinya adalah untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang bulu tangkis dan menjadi kurang tergantung pada penggunaan bulu alami untuk kok," tambah Lund.

BWF mengatakan sedang memperbarui pedoman teknis dan bahwa produsen dapat meminta persetujuan untuk versi shuttlecock bulu sintetis mereka untuk digunakan dalam kompetisi internasional yang telah disetujui untuk musim 2021.

Demi memperluas pengaruh olahraga bulu tangkis di tingkat global, BWF tahun lalu juga meluncurkan AirBadminton yang merupakan permainan bulu tangkis di ruang terbuka seperti di pantai, taman maupun tempat terbuka lainnya.

Artikel Tag: BWF, Shuttlecock Sintetis, AirBadminton

1229  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini