Akhiri Karier di Level Junior, Ini Harapan Pebulutangkis Belia Malaysia

Penulis: Yusuf Efendi
Selasa 07 Apr 2020, 04:00 WIB
Akhiri Karier di Level Junior, Ini Harapan Pebulutangkis Belia Malaysia

Muhammad Haikal Nazri-Wan Arif Wan Junaidi/[Foto:Thestar]

Berita Badminton: Pebulutangkis junior spesialis ganda putra, Muhammad Haikal Nazri masih berharap akan berakhirnya masa-masa juniornya yang cemerlang di tengah ketidakpastian nasib turnamen bulu tangkis internasional.

Haikal sangat ingin merebut gelar Kejuaraan Asia dan Kejuaraan Dunia Junior tahun ini dengan rekannya, Wan Arif Wan Junaidi, sebelum keduanya bergabung dengan para pemain senior tahun depan.

Kejuaraan Asia Junior dijadwalkan berlangsung pada 11-19 Juli di Suzhou, China, sementara Kejuaraan Dunia Junior, baik beregu campuran maupun individual, dijadwalkan akan berlangsung pada 28 September - 11 Oktober di Auckland, Selandia Baru. Keduanya masih dalam kalender BWF jika pandemi Covid-19 segera reda.

“Target saya masih memenangkan kedua gelar junior utama. Saya harap saya diizinkan untuk kembali ke pelatihan segera. Saya tidak sabar untuk bersaing lagi,” kata Haikal, dikutip dari The Star.

Baik Haikal dan Arif harus berusaha sebaik mungkin untuk mendapat kesempatan memenangkan gelar karena persiapan mereka terganggu oleh perintah kontrol gerakan atau lockdown dari pemerintah.

Keduanya sekarang berusia 18 tahun dan tidak akan memenuhi syarat untuk dua kejuaraan besar tahun depan. Situasi saat ini lebih sulit dicerna untuk Haikal/Arif karena mereka berada dalam kondisi yang baik sebelum semuanya berantakan akibat pandemi Covid-19.

Pasangan ini berhasil mencapai final Dutch Junior Open (26 Februari-1 Maret) di mana mereka kalah dengan skor ketat dari pasangan Indonesia, Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat dengan 23-25 dan 22-24.

Namun seminggu kemudian di German Junior Open, mereka membalas kekalahan mereka dari pasangan Indonesia dengan kemenangan rubber game 13-21, 21-18 dan 21-16.

Kemenangan itu melambungkan Arif ke puncak peringkat dunia junior dan mereka ingin sekali melanjutkan bentuk performa mereka dalam turnamen seri internasional senior berturut-turut di Selandia Baru North Habour International (19-22 Maret) dan Waikato International ( 26-29 Maret) tetapi virus corona memupus harapan mereka karena kedua turnamen dibatalkan. Haikal frustrasi karena dipaksa untuk berlatih sendirian di rumah.

“Saya kecewa Arif dan saya tidak bisa bersaing di turnamen. Begitu banyak yang telah dibatalkan. Kami juga tidak yakin kapan kami bisa kembali ke lapangan untuk latihan. Saya khawatir kami tidak akan dapat melanjutkan bentuk permainan terbaik kami dengan momentum yang tertahan,” keluh Haikal.

Artikel Tag: Muhammad Haikal Nazri, Wan Arif Wan Junaidi, Kejuaraan Asia Junior 2020, Kejuaraan Dunia Junior 2020

967  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini