Miralem Pjanic Akui Pernah Tolak Kesempatan Gabung Dengan Tottenham

Penulis:
Selasa , 13:15 WIB
Miralem Pjanic Akui Pernah Tolak Kesempatan Gabung Dengan Tottenham

Pjanic pernah tolak Spurs (Image: Four Four Two)

Berita Liga Champions: Gelandang andalan Juventus, Miralem Pjanic, mengungkapkan bahwa dirinya pernah menolak kesempatan untuk bergabung dengan Tottenham Hotspurs pada tahun 2012 silam, jelang pertemuan dengan klub Premier League tersebu di malam ini (13/2).

Il Bianconeri akan menjamu Spurs di Allianz Stadium, Turin, pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, namun Pjanic mungkin akan bermain untuk klub Premier league tersebut jika ia mengambil keputusan berbeda enam tahun lalu.

Sang pemain tim nasional Bosnia sedang bermain untuk AS Roma kala itu, dan Spurs menginginkannya untuk menjadi pengganti Luka Modric yang hengkang ke Real Madrid.

"Sempat ada kesempatan namun pada saat itu saya katakan kepada mereka bahwa saya bahagia di sana (Roma) dan itulah sebabnya kami tidak mencapai kesepakatan," ungkap Pjanic dalam wawancaranya untuk Telegraph.

"Namun saya mengambil keputusan dengan pikiran dan jika saya mengambil keputusan untuk hengkang ke Inggris maka itu harud disebabkan oleh alasan yang tepat.

Pjanic kini menjadi pemain penting untuk Si Nyonya Tua setelah mengantarkan mereka tampil ke final Liga Champions di musim lalu dan kini pun ingin mengulangi prestasi yang sama.

"Kami sangatlah kompetitif, sangat lapar dan tentunya sangat ingin memenangkannya, namun Tottenham juga merupakan tim yang hebat," sambung gelandang berusia 27 tahun ini.

Pjanic mendapatkan julukan sebagai seorang 'pianis' karena kemampuannya mengendalikan permainan di lini tengah layaknya seorang maestro.

"Saya menyukai sebutan itu, saya kira sebutan pianis itu karena gaya saya bermain. Memang benar saya tidak mencetak banyak gol, hanya beberapa, namun semuanya tercipta dengan indah ketika saya mencetak gol."

"Saya kira itu lebih kepada gaya bermain saya, bagaimana saya menyentuh bola, bagaimana saya mengoper bola dan menggerakannya. Itu adalah julukan yang menyenangkan namun saya ingin memberikan efek dengan tindakan saya dan bukan hanya dengan kata-kata."

Artikel Tag: miralem pjanic, juventus, tottenham hotspurs, liga champions

130