Xander Zayas Tantang Josh Kelly untuk Duel Unifikasi Usai Sama-Sama Menang

Xander Zayas melakukan selebrasi setelah dinyatakan sebagai pemenang pertarungan melawan Abass Baraou. (Foto: Fight TV)
Xander Zayas kembali menegaskan ambisinya untuk mendominasi divisi kelas menengah junior setelah meraih kemenangan penting di depan publik sendiri.
Petinju Puerto Rico berusia 23 tahun itu secara terbuka menantang Josh Kelly untuk pertarungan unifikasi gelar dunia, usai keduanya sama-sama keluar sebagai pemenang pada Sabtu malam waktu setempat.
Xander Zayas sukses mempertahankan momentumnya dengan mengalahkan Abass Baraou melalui split decision di Coliseo de Puerto Rico, San Juan.
Kemenangan tersebut membuatnya menyatukan sabuk WBA dan WBO kelas 154 pound, sekaligus menjadikannya petinju Puerto Rico termuda yang meraih status juara dunia terpadu di tanah airnya sendiri.
Tak menunggu lama, Zayas langsung mengarahkan pandangan ke target berikutnya.
Ia menyebut nama Josh Kelly, yang beberapa jam sebelumnya merebut gelar IBF kelas menengah junior setelah mengalahkan Bakhram Murtazaliev lewat majority decision 12 ronde di Newcastle, Inggris.
“Josh Kelly baru saja menang malam ini,” kata Zayas. “Kalau dia mau bertarung musim panas nanti, saya ingin mengundangnya ke Puerto Rico atau New York.”
Selain Kelly, Xander Zayas juga melontarkan tantangan kepada sejumlah nama elite lain seperti Vergil Ortiz Jr, Jaron “Boots” Ennis, dan juara WBC Sebastian Fundora, yang menegaskan niatnya untuk menghadapi lawan-lawan terbaik di divisi tersebut.
Dalam laga melawan Baraou, keunggulan Zayas dalam kecepatan, teknik, dan pergerakan kaki terlihat jelas sejak ronde awal.
Ia mampu membangun keunggulan poin dengan menjaga pertarungan tetap berada di tengah ring.
Baraou, yang datang sebagai pemegang sabuk WBA, tampil gigih dan paling efektif saat bertarung di jarak dekat, terutama ketika berhasil menekan Zayas ke tali ring.
Ronde terakhir berlangsung menegangkan, dengan Baraou mencoba mencari penyelesaian cepat, sementara Zayas tidak menghindari adu pukulan.
Ketegangan memuncak saat hasil diumumkan sebagai split decision. Satu juri memberi kemenangan untuk Baraou, namun dua juri lainnya secara sah memenangkan Zayas dengan skor identik.
Meski kalah, Baraou mengakui keunggulan lawannya dan memuji penampilan Zayas. Kemenangan ini semakin mengukuhkan status Zayas sebagai salah satu bintang muda paling bersinar di tinju dunia.
“Saya baru 23 tahun,” ujar Zayas. “Ini baru permulaan.”
Artikel Tag: Xander Zayas, Josh Kelly, puerto riko
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/xander-zayas-tantang-josh-kelly-untuk-duel-unifikasi-usai-sama-sama-menang
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini