Profil Singkat Petinju Angkatan 2024 IBHOF: Corrales, Torres, Calderon

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 09 Jun 2024, 10:45 WIB
Diego Corrales, Ana Maria Torres, Ivan Calderon. (Foto: Ring TV)

Diego Corrales, Ana Maria Torres, Ivan Calderon. (Foto: Ring TV)

Ligaolahraga.com -

International Boxing Hall of Fame (IBHOF) akan melantik angkatan 2024 akhir pekan ini di Canastota, New York. Petinju Ricky Hatton, Michael Moorer, Ana Maria Torres, Jane Couch, Ivan Calderon dan mendiang Diego Corrales akan dilantik ke dalam kategori Petinju Modern.

Berikut ini adalah bagian pertama dari setiap petinju yang dilantik dalam kategori Petinju Modern dan apa yang membuat mereka begitu istimewa.

Diego Corrales

“Chico” Corrales akan selalu dikenang karena Ronde 10 yang luar biasa dalam pertemuan pertamanya yang epik melawan Jose Luis Castillo pada Mei 2005. Ronde tersebut mencakup aksi tanpa henti, knockdown dan perputaran yang hampir tidak dapat dipercaya.

Dua tahun setelah laga ESPN Fight of the Year tersebut, ia tewas dalam sebuah kecelakaan sepeda motor pada usia 29 tahun di Las Vegas.

Corrales (40-5, 33 KO), dari Sacramento, California, sangat berbahaya saat ia terluka, dan pada momen-momen penting dalam kariernya, ia memenangkan pertarungan setelah naik ke atas kanvas. Ia memiliki keberanian dan bertarung berdasarkan insting, yang membuat laga-laganya sangat menarik.

Ia dua kali terjatuh pada ronde ke-10 oleh Castillo dalam laga penyatuan gelar kelas ringan. Castillo, juara WBC dua kali asal Meksiko, terlihat akan mengangkat tangannya untuk meraih kemenangan.

Ia hampir tidak dapat melihat Castillo melontarkan pukulan ke arahnya karena matanya yang bengkak, dan ia dengan cerdas meludahkan pelindung mulutnya untuk memberi waktu beberapa detik untuk memulihkan diri setelah knockdown kedua.

Lalu, ia melontarkan sebuah pukulan overhand kanan keras yang melukai Castillo dan memastikan kemenangannya.

Ada yang lebih dari Corrales selain dua laga melawan Castillo. Pada 1999, ia mengalahkan Roberto Garcia melalui TKO pada ronde ketujuh untuk memenangkan gelar IBF junior lightweight.

Ia melakukan tiga kali pertahanan gelar sebelum ia menghadapi Floyd Mayweather dan dihentikan pada ronde ke-10 setelah dijatuhkan lima kali dalam pertarungan di MGM Grand Garden Arena pada tahun 2001.

Setelah kekalahan dari Mayweather, ia menjalani hukuman penjara selama 14 bulan atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga sebelum melanjutkan kariernya.

Kariernya yang naik turun membuatnya membalas kekalahan dari Joel Casamayor untuk memenangkan gelar WBO pada tahun 2004.

Kemudian pada tahun yang sama, ia naik satu divisi untuk menghentikan Acelino Freitas pada ronde ke-10 dalam salah satu kemenangan terbaik dalam kariernya, mengakhiri rekor tak terkalahkan Freitas.

Ia merebut sabuk kelas ringan WBO dalam pertarungan tersebut dan mempertaruhkan gelarnya saat pertama kali menghadapi Castillo. Pertarungan yang sulit dengan Castillo menguras banyak tenaga dari Corrales, dan dia tidak pernah menjadi petarung yang sama.

Castillo memukul KO Corrales dalam empat ronde lima bulan setelah pertarungan pertama mereka (namun ia tetap mempertahankan sabuk WBO dan WBC karena Castillo gagal menaikkan berat badannya) sebelum ia mengalami dua kali kekalahan angka dari Casamayor dan Joshua Clottey.

Ana Maria Torres

“La Guerrera” Torres adalah juara kelas bantam junior WBC dua kali yang dua kali bertinju di Korea Utara.

Torres (28-3-3, 16 KO), dari Mexico City, mendominasi divisi bantam junior wanita dari kemenangan gelar pertamanya pada tahun 2007 hingga pertarungan terakhirnya pada tahun 2012.

Pada tahun 2006, Torres kalah angka “split decision” dari Kwang Ok Kim untuk memperebutkan gelar kelas bantam WBC di Korea Utara.

Kemudian pada tahun yang sama, ia mengalahkan Mayela Perez untuk gelar kelas bantam junior interim WBC, yang ia pegang hingga perjalanannya ke Korea Utara membuatnya kalah angka “split decision”, kali ini dari Myung Ok Ryu, pada tahun 2007.

Namun Torres berhasil merebut kembali gelar tersebut pada tahun 2008 dan mempertahankannya sebanyak 11 kali sebelum ia pensiun.

Secara keseluruhan, Torres melakukan 12 kali pertahanan selama dua kali masa jabatannya dengan beberapa pertarungan epik melawan Jackie Nava dan Mariana Juarez.

Ivan Calderon

“Iron Boy” Calderon adalah seorang juara dunia di kelas Jerami (2003-2007) dan kelas terbang junior (2007-2010). Calderon tercatat total 17 kali mempertahankan gelar juara dunia.

Petinju asal Puerto Rico ini menjalani pertarungan luar biasa melawan Giovani Segura pada 2010, di mana Calderon kalah KO pada ronde kedelapan untuk mengakhiri rekor tak terkalahkannya.

Calderon (35-3-1, 6 KO), yang menjalani pertarungan terakhirnya pada 2012, sangat bagus dan mampu mengalahkan petinju-petinju yang lebih besar seperti Oscar De La Hoya dan “Sugar” Shane Mosley karena teknik dan kemampuannya yang luar biasa. Calderon mendominasi laga di atas ring.

Artikel Tag: Corrales, Torres, Calderon

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/profil-singkat-petinju-angkatan-2024-ibhof-corrales-torres-calderon
144  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini