Noel Mikaelian Anggap Jai Opetaia Sebagai "Pertarungan Biasa"

Noel Mikaelian (kanan) dan Jai Opetaia. (Foto: Fight TV)
Noel Mikaelian menilai Jai Opetaia sebagai lawan tangguh, tetapi bukan petinju paling berat yang pernah dihadapinya.
Juara kelas penjelajah WBC itu bahkan menyebut duel melawan petinju kidal Australia tersebut sebagai “pertarungan lainnya”.
Noel Mikaelian (28-3, 12 KO) akan menghadapi Opetaia (30-0, 23 KO) dalam pertarungan 12 ronde untuk memperebutkan gelar The Ring milik Opetaia dan sabuk WBC miliknya.
Duel tersebut menjadi partai pendamping utama sebelum Ryan Garcia menghadapi Conor Benn di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (12/9) malam waktu setempat.
Mikaelian mengakui kualitas Opetaia, tetapi merasa rekam jejaknya lebih kuat karena pernah menghadapi sejumlah mantan juara dunia, termasuk Valery Brudov, Youri Kalenga, Mairis Briedis, Krzysztof Wlodarczyk, Junior Makabu, dan Badou Jack.
“Saya hanya melihatnya sebagai pertarungan lainnya. Jelas, dia punya momentum karena dipasarkan dan dipromosikan dengan sangat baik oleh Zuffa Boxing. Tetapi kalau melihat karier saya, saya pernah melawan orang-orang seperti Brudov, Kalenga, Briedis, Wlodarczyk, Makabu, dan Jack,” kata Mikaelian kepada The Ring.
Penilaian itu berbanding terbalik dengan bursa taruhan. DraftKings pada Jumat menempatkan Opetaia sebagai favorit 14-1 untuk memenangkan pertarungan tersebut.
Noel Mikaelian, 35, akan mempertahankan gelar WBC untuk pertama kalinya sejak merebutnya kembali dari Jack melalui kemenangan angka mutlak dalam pertandingan ulang pada 13 Desember di Los Angeles.
Sementara itu, Jai Opetaia, 31, juga membawa catatan tak terkalahkan 30-0.
Keduanya memiliki target yang sama setelah pertarungan, yakni menantang David Benavidez.
Petinju Amerika itu merebut gelar WBA dan WBO di kelas penjelajah empat bulan lalu setelah menghentikan Gilberto Ramirez pada ronde keenam, 2 Mei, di T-Mobile Arena.
Perwakilan Mikaelian dan Benavidez sempat berupaya membuat pertarungan pada 12 Desember di Glendale, Arizona.
Namun, Mikaelian tidak pernah menerima kontrak untuk menghadapi Benavidez sehingga memilih melawan Opetaia.
Promotornya, Don King, juga sempat berusaha mencegah duel tersebut, tetapi kedua petinju tetap menjalani timbang badan pada Jumat.
Mikaelian mengatakan ia tidak ingin membuang waktu dan tidak bisa menolak bayaran tujuh digit untuk menghadapi Opetaia.
Ia juga menyadari kemenangan atas petinju Australia itu dapat mengubah perjalanan kariernya.
“Mengalahkannya akan luar biasa. Itu akan menjadi bagian lain dari cerita saya. Akan lebih baik karena saya mengejar pertarungan yang tidak diinginkan siapa pun untuk saya jalani,” ujar Mikaelian.
Jai Opetaia sebelumnya kehilangan gelar IBF setelah mengalahkan Brandon Glanton melalui kemenangan angka mutlak pada 8 Maret di UFC Meta APEX Performance Center.
Benavidez merupakan penantang nomor satu versi The Ring untuk gelar Opetaia, sedangkan Mikaelian berada di peringkat kelima. Mikaelian juga belum mengalahkan petinju tak terkalahkan sejak Loris Emilliani pada Januari 2014.
Menurut Mikaelian, Opetaia lebih teknis dan mengandalkan pergerakan, sedangkan Benavidez lebih berbahaya dalam pertarungan jarak dekat dan melepaskan kombinasi dengan cepat.
Artikel Tag: david benavidez, jai opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/noel-mikaelian-anggap-jai-opetaia-sebagai-pertarungan-biasa
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini