Conor Benn Ingin Ukir Warisan Sendiri di Bawah Bayang-Bayang Ayah

Conor Benn (kiri) dan sang ayah, Nigel Benn. (Foto: Fight TV)
Conor Benn bertekad mengukir warisannya sendiri saat menantang juara dunia kelas welter WBC Ryan Garcia di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (12/9).
Namun, putra legenda tinju Inggris Nigel Benn itu mengaku tidak keberatan terus berada di bawah bayang-bayang sang ayah.
Benn dan Garcia telah membangun tensi tinggi menjelang pertarungan.
Adu komentar keduanya akan berakhir ketika mereka bertemu di atas ring dalam duel yang disiarkan melalui Paramount+ di Amerika Serikat serta DAZN PPV di Inggris dan Irlandia.
“Saya akan membuatnya menyerah. Saya sudah mengalahkan petinju kelas menengah super seperti Chris Eubank. Apakah Anda pikir saya khawatir dengan apa yang bisa dilakukan seorang petinju kelas ringan kepada saya?” kata Conor Benn dalam program persiapan pertarungan.
Benn menegaskan tidak ada yang lebih penting baginya saat ini selain merebut gelar dunia. Ia menyadari perjalanan menuju sabuk juara tidak akan mudah, tetapi siap menanggung seluruh tekanan yang menyertainya.
Petinju berusia 29 tahun itu memiliki rekor 25 kemenangan dan satu kekalahan dengan 14 kemenangan knockout.
Dalam persiapannya, Conor Benn secara bertahap menurunkan berat badan setelah menjalani dua pertarungan kelas menengah melawan Chris Eubank Jr. pada 2025.
Pada April lalu, Benn mengalahkan Regis Prograis melalui keputusan angka dalam pertarungan catchweight 150 pound. Menghadapi Garcia, ia akan kembali ke batas kelas welter 147 pound untuk pertama kalinya sejak April 2022.
Kemenangan akan membawa Benn semakin dekat dengan pencapaian ayahnya, Nigel Benn, yang merupakan anggota International Boxing Hall of Fame dan mantan juara dunia.
Meski demikian, Benn tidak melihat nama besar keluarganya sebagai beban.
“Bagi saya, saya akan selalu berada di bawah bayang-bayang ayah saya. Tempat yang luar biasa untuk berada di sana. Ayah saya adalah pahlawan, legenda, idola, dan segalanya bagi saya,” ujar Benn.
Ia mengakui nama Benn telah membantunya mendapatkan kesempatan, tetapi tetap harus membuktikan kemampuan sendiri di atas ring.
Benn saat ini berstatus underdog dengan nilai +250 untuk mengalahkan Garcia.
Namun, ia tidak peduli dengan penilaian tersebut dan yakin kemenangan knockout akan membuka jalan menuju tantangan yang lebih besar, termasuk kemungkinan naik kelas.
“Sepuluh tahun kerja keras, penderitaan, dan tekanan adalah untuk pertarungan ini. Ini momennya. Saya akan menjatuhkan orang ini dan membuatnya tidak sadarkan diri,” kata Benn.
Artikel Tag: ryan garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/conor-benn-ingin-ukir-warisan-sendiri-di-bawah-bayang-bayang-ayah
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini