Naoya Inoue Ingin Gantung Sarung Tinju Sebelum Penurunan Performa Terjadi

Naoya Inoue mengatakan dirinya sendiri yang meminta Shingo dan Hideyuki Ohashi, chairman Ohashi Boxing Gym, untuk menghentikannya jika mereka melihat tanda-tanda penurunan. (Foto: Fight TV)
Naoya Inoue mengungkapkan keinginannya untuk mengakhiri karier ketika dirinya masih berada di level terbaik.
Petinju Jepang yang kini menempati peringkat pertama pound-for-pound versi The Ring itu juga meminta orang-orang terdekatnya menghentikan kariernya jika mulai melihat tanda-tanda penurunan.
Dalam wawancara eksklusif dengan The Ring di Korakuen Hall, Tokyo, 19 Agustus, Naoya Inoue kembali membahas kemenangan atas Junto Nakatani pada 2 Mei.
Setelah duel tersebut, Inoue belum mengumumkan secara resmi pertarungan berikutnya.
Inoue mengaku puas dengan cara pertarungan melawan Nakatani berlangsung, meski ia merasa sebenarnya bisa tampil lebih baik.
Menurutnya, kemenangan menjadi prioritas utama karena ia harus menutup acara di Tokyo Dome dengan hasil positif.
“Saya bertarung sambil menghitung poin. Itu bukan pertarungan di mana saya mencoba terlibat dalam perang atau secara aktif mencari knockout. Tujuan saya adalah menang,” kata Inoue.
Petinju berusia 32 tahun itu merasa mengendalikan pertarungan sejak awal. Ia bahkan memperkirakan dirinya unggul 117-111 berdasarkan penilaiannya sendiri.
Inoue mengatakan strateginya menyesuaikan dengan apa yang dilakukan lawan, sesuai simulasi yang sebelumnya disiapkan bersama ayah sekaligus pelatihnya, Shingo.
Menurut Inoue, Nakatani bukan sekadar lawan yang kuat, tetapi sulit dihadapi karena ukuran tubuh dan jangkauannya.
Ia menilai banyak orang meremehkan tantangan tersebut sebelum pertarungan, tetapi dirinya justru merasa mampu mengatasi kesulitan yang diberikan Nakatani.
Setelah kemenangan itu, Inoue kembali menduduki posisi No. 1 pound-for-pound The Ring. Namun, ia mengaku tidak lagi merasakan kegembiraan sebesar ketika pertama kali mencapai posisi tersebut sekitar dua tahun lalu.
“Saya ingin menjalani pertarungan yang pantas membuat saya berada di posisi ini dan bertahan di sana selama mungkin,” ujarnya.
Naoya Inoue juga berbicara mengenai masa pensiunnya.
Ia mengatakan dirinya sendiri yang meminta Shingo dan Hideyuki Ohashi, chairman Ohashi Boxing Gym, untuk menghentikannya jika mereka melihat tanda-tanda penurunan.
“Kalau saya mencoba menentukan sendiri kapan harus berhenti, mungkin saya tidak akan mampu melakukannya. Ada banyak petarung yang tidak bisa mengambil keputusan itu dan akhirnya terus bertarung terlalu lama,” kata Inoue.
Ia mengaku ingin pensiun ketika masih berada dalam kondisi terbaik. Meski demikian, Inoue belum kehilangan keinginan untuk terus menantang dirinya.
Jika kelak menjadi promotor, Inoue menyadari pensiun tanpa terkalahkan akan menjadi skenario ideal. Namun, saat ini ia memilih fokus sebagai petinju aktif.
Target terdekatnya adalah menghadapi Bam Rodriguez, kemudian naik dari kelas bantam super ke kelas bulu untuk menjalani babak terakhir kariernya.
“Saya ingin terus menantang diri sendiri sampai akhir,” kata Inoue.
Artikel Tag: naoya inoue, jesse rodriguez, junto nakatani
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/naoya-inoue-ingin-gantung-sarung-tinju-sebelum-penurunan-performa-terjadi
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini