Meski Menang, Tyson Fury Diragukan Jelang Perebutan Gelar Lawan Usyk

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 29 Okt 2023, 09:53 WIB
Tyson Fury (kiri) mengalahkan Francis Ngannou melalui "split decision" dalam pertarungan 10 ronde pada Sabtu malam di Arab Saudi. Foto: AFP)

Tyson Fury (kiri) mengalahkan Francis Ngannou melalui "split decision" dalam pertarungan 10 ronde pada Sabtu malam di Arab Saudi. Foto: AFP)

Ligaolahraga.com -

Tyson Fury duduk di atas matras ring di Arab Saudi dengan tatapan bingung. Tentunya, ia bertanya-tanya apakah ini semua hanya mimpi. Seakan-akan tidak percaya dirinya dipukul jatuh oleh Francis Ngannou.

Fury tak asing dengan kanvas; ia memasuki pertarungan melawan Ngannou dengan catatan jatuh knockdown enam kali dalam 34 pertarungan sebelumnya. Empat dari knockdown itu dihasilkan dari tangan kanan Deontay Wilder, yang mungkin merupakan pemukul terkeras dalam sejarah kejuaraan tinju kelas berat, selama trilogi mereka.

Namun kini, Tyson Fury berada di atas kanvas pada ronde ketiga dalam pertarungannya melawan Ngannou. Pertarungan ini nampaknya akan menjadi pemanasan yang sangat baik bagi Oleksandr Usyk, yang telah menandatangani kontrak dengan Fury untuk bertarung di akhir tahun ini untuk memperebutkan gelar juara kelas berat sejati.

Lagipula, pertarungan melawan Ngannou bukanlah untuk memperebutkan gelar kelas berat WBC milik Fury, dan hanya berlangsung selama 10 ronde, bukan 12 ronde. Dan meskipun Ngannou adalah mantan juara kelas berat UFC, ia baru saja menjalani debut tinju profesionalnya.

Tentu saja ada rasa penasaran seputar Fury-Ngannou. Sebagian besar keraguan berkisar pada seberapa serius Fury akan menanggapinya. Akankah Fury bermain-main dengan Ngannou selama beberapa ronde dan kemudian memukul KO sang lawan seperti yang dilakukan Floyd Mayweather dalam pertarungannya melawan Conor McGregor pada 2017?

Bagaimana Tyson Fury dapat menghindari cedera yang akan menunda rencana pertarungannya pada 23 Desember melawan Usyk? Di ronde manakah Fury akan mencetak KO keenamnya secara beruntun?

Yang terjadi justru Tyson Fury menemukan dirinya terjatuh ke atas kanvas pada ronde ketiga, akibat sebuah pukulan hook kiri dari Ngannou yang mendarat di pelipisnya.

"Itu jelas tidak ada dalam naskah," kata Fury. "Ia (Ngannou) pria yang sangat canggung, dan ia adalah seorang pemukul yang baik, dan saya sangat menghormatinya. Ia memberi saya mungkin salah satu pertarungan terberat dalam 10 tahun terakhir."

Kini, Fury harus menghadapi kekecewaan atas penampilannya, bahkan saat meraih kemenangan. Dan ya, dia menghasilkan puluhan juta dolar untuk acara bertabur bintang ini. Dia tetap menjadi juara kelas berat versi WBC. Dan ya, pertarungannya dengan Usyk - yang mungkin merupakan pertarungan terbesar dalam dunia tinju - tetap utuh. "Ini akan menjadi pertarungan kami berikutnya, dijamin," kata Fury.

Kesepakatan untuk bertarung melawan Usyk untuk memperebutkan gelar juara sejati, yang akan menjadi pertemuan langka antara dua kelas berat dalam daftar pound-for-pound, berisi klausul pertandingan ulang dua arah, yang secara virtual memastikan keduanya akan menjalani dua pertarungan di Arab Saudi.

Namun bagaimana kondisi Tyson Fury saat ini, di usia 35 tahun, setelah operasi pada sikunya, sebuah trilogi pertarungan yang meletihkan dengan Wilder, dan segala kelelahan karena membawa beban berat 270 pound lebih dan ditinju di wajahnya oleh seorang yang memiliki berat badan yang sama? Kemungkinan besar Fury akan turun dari daftar "pound-for-pound" setelah penampilan ini.

Dan kini, Usyk juga dapat diunggulkan untuk mengalahkan Fury. Usyk berada di sisi ring dan menyaksikan Fury menyerang Ngannou dan bingung dengan gayanya yang aneh. Kamu tahu siapa yang lebih canggung dan lebih berpengalaman? Usyk, tentu saja.

Petinju berkuda-kuda southpaw ini adalah ahli dalam hal sudut pukulan, petinju peraih medali emas Olimpiade dari Ukraina yang juga memenangkan kejuaraan kelas penjelajah sejati. Usyk menunjukkan dalam dua kemenangan atas Joshua bahwa dia dapat tampil di kelas berat dan membawa kekuatan kelas berat.

Mungkin Tyson Fury tidak menganggap Ngannou dengan serius. Siapa yang dapat menyalahkannya, dengan pertarungan yang sudah ditandatangani dengan Usyk? Namun Fury bersikeras bahwa ia telah melakukan pemusatan latihan yang keras selama 12 pekan untuk Ngannou dan tidak memberikan alasan.

Ngannou terlihat jauh lebih baik dari yang diperkirakan banyak orang. Namun Fury, yang sedang berada di puncak penampilannya, masih harus menanganinya. Dan ia harus berada dalam kondisi terbaiknya jika ingin memecahkan teka-teki Usyk.

Terlepas dari kemenangan angka tipis Fury atas Ngannou, pertarungan melawan Usyk tetap menjadi yang terbesar dalam dunia tinju. Mungkin akan menjadi lebih besar lagi setelah Fury menunjukkan kerentanannya.

Usyk sudah menunggu, entah itu pada 23 Desember atau tahun depan, dan peluangnya terlihat lebih baik dari sebelumnya untuk memberi kekalahan profesional pertamanya kepada Fury. Saham Fury terpukul dengan penampilan mengejutkan ini.

Kabar baiknya bagi Tyson Fury: Dia akan memiliki kesempatan untuk menghapus semuanya dengan sepasang pertarungan melawan Usyk.

Artikel Tag: Tyson Fury

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/meski-menang-tyson-fury-diragukan-jelang-perebutan-gelar-lawan-usyk
1036  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini