Debut Cruiserweight, David Benavidez Waspadai Ancaman Opetaia

David Benavidez
Berita Tinju: David Benavidez akan menjalani debutnya di kelas cruiserweight pada 2 Mei mendatang di Las Vegas. Laga tersebut langsung menghadirkan tantangan besar, karena ia dijadwalkan menghadapi juara dunia terpadu WBA dan WBO, Gilberto Zurdo Ramirez, di T Mobile Arena pada akhir pekan Cinco de Mayo.
Pertarungan ini membuka peluang bersejarah bagi Benavidez untuk menjadi juara dunia di tiga kelas berbeda. Petinju berjuluk The Mexican Monster itu sebelumnya telah mengoleksi gelar juara dunia di kelas super middleweight dan light heavyweight. Kini, ia naik hingga batas 200 pon untuk mengejar prestasi langka di dunia tinju.
Keputusan Benavidez melompat ke cruiserweight membuat statusnya sebagai juara WBC light heavyweight untuk sementara waktu harus ditangguhkan. Namun, langkah tersebut menunjukkan ambisi besarnya untuk menantang petinju terbaik lintas divisi, bukan sekadar mempertahankan gelar.
Meski duel melawan Ramirez menjadi fokus utama, Benavidez menyadari bahwa peta kekuatan di kelas cruiserweight jauh lebih kompleks. Selain Ramirez, masih ada Noel Gevor Mikaelyan sebagai pemegang sabuk WBC, serta juara IBF, Jai Opetaia, yang saat ini dianggap sebagai sosok paling ditakuti di divisi tersebut.
Opetaia, petinju tak terkalahkan asal Australia, belakangan mencuri perhatian setelah mengumumkan kerja sama promosi dengan Dana White dan Zuffa Boxing. Langkah itu mempertegas ambisinya untuk menjadi juara tak terbantahkan di kelas cruiserweight, sekaligus menempatkannya sebagai target besar bagi siapa pun yang ingin menguasai divisi ini.
David Benavidez tidak menutup kemungkinan menghadapi Opetaia di masa depan. Namun, ia menegaskan bahwa duel tersebut tidak bisa dilakukan secara tergesa gesa. “Saya harus jujur sepenuhnya. Saya perlu benar benar merasakan kelas cruiserweight terlebih dahulu, karena Opetaia itu monster. Saya sering menontonnya, saya menyukainya, dia petinju hebat,” ujar Benavidez. Ia menambahkan bahwa dirinya tidak pernah menghindari siapa pun, tetapi ingin memastikan kesiapan sebelum menghadapi tantangan sebesar itu.
Sebelumnya, Benavidez telah membuktikan bahwa kekuatan pukulannya mampu naik kelas. Saat mempertahankan gelar WBC light heavyweight melawan Anthony Yarde, ia tampil dominan dan menghentikan petinju Inggris tersebut pada ronde ketujuh. Kini, pertarungan melawan Ramirez akan menjadi ujian apakah daya hancur itu kembali terbawa ke divisi cruiserweight.
Kemenangan atas Zurdo Ramirez bukan hanya akan mengantarkan Benavidez ke status juara dunia tiga divisi, tetapi juga berpotensi membawanya ke radar Jai Opetaia sebagai penantang berikutnya di puncak kelas cruiserweight.
Artikel Tag: David Benavidez, Jai Opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/debut-cruiserweight-david-benavidez-waspadai-ancaman-opetaia





Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini