Canelo Alvarez Diduga Menolak Bayaran $150 Juta untuk Hadapi Benavidez

Canelo Alvarez
Berita Tinju: Nama Canelo Alvarez dikenal sebagai salah satu bintang terbesar dalam dunia tinju modern. Selain prestasinya di atas ring, petinju asal Meksiko itu juga identik dengan bayaran pertarungan yang sangat besar.
Petinju berusia 35 tahun tersebut bahkan dilaporkan menerima bayaran hingga ratusan juta dolar dalam beberapa pertarungan besar sepanjang kariernya. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah duel melawan Terence Crawford pada September lalu, yang disebut sebagai salah satu pertarungan paling menguntungkan secara finansial pada 2025.
Meski hasil pertandingan tidak berpihak kepadanya setelah kalah angka mutlak, nilai komersial Alvarez tetap sangat tinggi. Popularitasnya juga terus terjaga berkat sejumlah pertarungan besar melawan nama-nama top seperti Floyd Mayweather Jr. dan Gennady Golovkin.
Bahkan kekalahan angka dari Dmitry Bivol pada 2022 di kelas light heavyweight tidak banyak memengaruhi statusnya sebagai salah satu bintang terbesar di olahraga tersebut.
Namun di balik kesuksesan itu, Alvarez juga sempat mendapat kritik karena dianggap menghindari salah satu lawan paling berbahaya di divisinya, yakni David Benavidez.
Pada periode 2021 hingga 2024, Alvarez memegang seluruh empat sabuk juara dunia kelas super middleweight. Pada saat yang sama, Benavidez berstatus sebagai juara interim WBC dan menjadi penantang wajib bagi sang juara.
Meski sempat beberapa kali muncul wacana pertarungan besar antara keduanya, duel tersebut tak pernah benar-benar terwujud. Hal itu memicu spekulasi bahwa Alvarez tidak tertarik menghadapi petinju yang dikenal agresif tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan YouTuber N3ON, Benavidez mengungkapkan bahwa pihak promotor sebenarnya sudah menyiapkan bayaran besar agar pertarungan itu terjadi.
“Mereka ingin membayar Canelo 150 juta dolar. Tapi dia tidak menginginkannya. Saya akan menghajarnya,” kata Benavidez.
Sejak saat itu, jalur karier keduanya semakin menjauh. Benavidez kini telah naik divisi dan berhasil merebut gelar juara dunia WBC kelas light heavyweight.
Petinju berusia 29 tahun itu bahkan bersiap menghadapi tantangan baru untuk menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda saat bertarung melawan Gilberto Ramirez.
Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung di T-Mobile Arena, Las Vegas. Jika berhasil menang, Benavidez akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petinju elite lintas divisi.
Sementara itu, kemungkinan duel antara Canelo Alvarez dan David Benavidez kini tampak semakin kecil, mengingat perbedaan divisi yang semakin jauh di antara keduanya.
Artikel Tag: canelo Álvarez, david benavidez, tinju kelas penjelajah, kelas menengah super
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/canelo-alvarez-diduga-menolak-bayaran-150-juta-untuk-hadapi-benavidez
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini