Brian Norman Siap Hadapi Teofimo Lopez Demi Kembali ke Perebutan Gelar

Brian Norman berharap dapat kembali naik ring pada musim panas tahun ini sebelum mengincar pertarungan besar berikutnya menjelang akhir tahun. (Foto: Fight TV)
Petinju kelas welter Brian Norman membuka peluang menghadapi Teofimo Lopez jika pertarungan tersebut menjadi jalan untuk kembali ke perebutan gelar dunia.
Keduanya saat ini sama-sama berupaya bangkit setelah kehilangan sabuk juara dunia dalam pertarungan terakhir mereka.
Norman sebelumnya memegang gelar WBO kelas welter sebelum kalah melalui keputusan mutlak dari Devin Haney pada November lalu.
Kekalahan itu membuat petinju berusia 25 tahun asal Decatur, Georgia, tersebut harus memulai kembali langkahnya untuk kembali ke persaingan perebutan gelar.
Sementara itu, Lopez juga datang dari hasil kurang memuaskan setelah kalah angka secara mutlak dari Shakur Stevenson.
Petinju asal Brooklyn, New York, tersebut kini berencana naik kelas ke welterweight setelah mencatat rekor 6 kemenangan dan satu kekalahan di kelas super ringan serta sempat memegang sabuk The Ring dan WBO.
Brian Norman menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi siapa pun jika itu dapat membawanya kembali ke jalur perebutan gelar dunia.
“Puncak dari tinju adalah menjadi juara dunia,” kata Norman. “Jika saya harus melawan Teofimo hanya untuk mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan gelar lagi, tentu saya akan mengambilnya.”
Brian Norman memiliki catatan profesional 28 kemenangan dan satu kekalahan dengan 22 kemenangan melalui knockout.
Selama menjadi juara WBO kelas welter, ia sempat mempertahankan gelarnya dua kali.
Salah satu penampilan terbaiknya terjadi pada Juni 2025 ketika ia mencetak knockout ronde kelima atas Jin Sasaki di Jepang, yang kemudian terpilih sebagai Knockout of the Year versi The Ring.
Namun kekalahannya dari Haney memberikan pelajaran penting bagi Norman. Ia mengakui bahwa faktor emosional turut memengaruhi penampilannya dalam pertarungan tersebut.
“Saya bertarung dengan terlalu emosional, bukan menjadi diri saya sendiri,” ujarnya. “Devin Haney memenangkan perang mental. Dia membuat saya keluar dari karakter saya. Saya harus memberi penghargaan kepadanya.”
Sebagai bagian dari upaya memperbaiki kariernya, Norman juga melakukan perubahan penting di tim pelatihnya.
Ia kini menunjuk pelatih berpengalaman Ronnie Shields sebagai pelatih utama menggantikan ayahnya yang sebelumnya berada di sudut ringnya.
Shields dikenal sebagai salah satu pelatih ternama dalam dunia tinju selama tiga dekade terakhir dan pernah melatih sejumlah juara dunia seperti Pernell Whitaker, Evander Holyfield, Vernon Forrest, Jermall Charlo, dan Erislandy Lara.
Brian Norman berharap dapat kembali naik ring pada musim panas tahun ini sebelum mengincar pertarungan besar berikutnya menjelang akhir tahun.
Artikel Tag: teofimo lopez, brian norman
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/brian-norman-siap-hadapi-teofimo-lopez-demi-kembali-ke-perebutan-gelar
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini