Andrew Moloney Siap Kejar Unifikasi setelah Malajika Rebut Gelar WBC

Andrew Moloney berharap statusnya segera berubah dari penantang gelar menjadi juara yang mempertahankan sabuk. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas bantam junior IBF Andrew Moloney menjadikan Ricardo Malajika sebagai target utama untuk pertarungan unifikasi setelah petinju Afrika Selatan itu merebut gelar WBC kelas 115 pound.
Malajika meraih gelar tersebut setelah mengalahkan Tomoya Tsuboi melalui kemenangan angka terbelah pada 27 September.
Andrew Moloney menyaksikan pertarungan tersebut sebagai komentator jarak jauh untuk saluran televisi Australia, FOX Sports.
Petinju Australia itu tertarik melihat pertarungan tersebut karena Tsuboi merupakan mantan bintang amatir yang sedang membangun reputasi sebagai penantang profesional.
Namun, Moloney memiliki penilaian berbeda dari mayoritas juri mengenai siapa yang layak memenangkan pertarungan.
Malajika menang dengan skor 116-112 dan 115-113 dari dua juri, sementara satu juri memberikan kemenangan 115-113 kepada Tsuboi.
“Saya sebenarnya berpikir Tsuboi pantas menang. Menurut saya, dia lebih banyak bekerja dan mendaratkan lebih banyak pukulan dibandingkan Malajika,” kata Moloney, yang memiliki rekor 29-4 dengan 18 kemenangan KO, kepada The Ring.
“Saya benar-benar merasa Tsuboi mengendalikan pertarungan. Saya harus menontonnya lagi, tetapi saya pikir saya akan memberi Tsuboi kemenangan delapan ronde berbanding empat.”
Dengan Jesse “Bam” Rodriguez yang meninggalkan divisi kelas bantam junior untuk naik ke kelas bantam awal tahun ini, Moloney berharap dapat membantu menghadirkan kembali pertarungan besar dan kejelasan dalam perebutan gelar di kelas 115 pound.
Setelah Malajika kini memegang sabuk WBC, Andrew Moloney langsung menjadikannya target untuk pertarungan berikutnya.
“Sekarang Malajika memiliki gelar dunia WBC, saya akan melakukan segala cara untuk mendapatkan pertarungan unifikasi dengannya,” ujar Moloney.
“Itulah pertarungan yang benar-benar saya inginkan. Saya sudah mendapatkan gelar IBF, jadi sekarang saya ingin mulai mengumpulkan sabuk lainnya di kelas bantam junior. Sabuk hijau dan emas yang indah itu akan terlihat luar biasa di lemari trofi saya.”
Moloney saat ini masih menunggu kepastian jadwal pertarungan berikutnya. Petinju berusia 35 tahun itu merebut gelar IBF setelah mengalahkan Willibaldo Garcia pada 6 Juni.
Ia berharap statusnya segera berubah dari penantang gelar menjadi juara yang mempertahankan sabuk.
Moloney juga ingin menutup tahun dengan satu pertarungan lagi setelah rencana tampil pada Desember sebelumnya batal.
“Saya sedang berlatih keras saat ini. Sebenarnya saya sudah memiliki pertarungan pada Desember yang akhirnya batal, jadi saya sangat berharap bisa mendapatkan kesempatan mempertahankan gelar sebelum akhir tahun,” katanya.
Artikel Tag: andrew moloney
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/andrew-moloney-siap-kejar-unifikasi-setelah-malajika-rebut-gelar-wbc























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini