Timnas Voli Putra Indonesia Gagal Amankan Tiket Perempat Final, Kalah Selisih Set dari Thailand

Timnas Voli Putra Indonesia Gagal Amankan Tiket Perempat Final, Kalah Selisih Set dari Thailand - sumber: (blokbojonegoro)
Berita Voli – Drama lima set mewarnai langkah tim nasional voli putra Indonesia di Asian Games 2026. Sempat memimpin dua set lebih dulu, punggawa Merah Putih akhirnya takluk 2-3 (25-22, 25-21, 21-25, 19-25, 15-17) dari Iran di Okazaki Central Park General Gymnasium, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026). Kekalahan ini memastikan skuad asuhan Reidel Toiran gagal menembus perempat final dan dipastikan pulang tanpa medali, meski masih mesti melakoni laga klasifikasi peringkat 9–16.
Indonesia menutup babak penyisihan Pool B di posisi ketiga dengan catatan 1 kemenangan dan 5 poin, sementara Kirgistan menjadi juru kunci usai tiga kali kalah. Dua tiket ke delapan besar dari grup ini diraih Iran sebagai juara grup (3 kemenangan, 8 poin) dan Thailand sebagai runner-up (2 kemenangan, 5 poin). Keduanya merapat ke fase 8 besar bersama Jepang, Pakistan, India, Qatar, Korea Selatan, dan Cina.
Jalannya laga berlangsung menegangkan. Mengemban misi wajib menang, Indonesia menurunkan komposisi terbaik: Rama Fazza Fauzan sebagai opposite; duet outside hitter Farhan Halim dan Boy Arnez Arabi; tembok tengah Hendra Kurniawan serta Raden Ahmad Gumilar; Dio Zulfikri mengatur serangan dari pos setter; dan Fahreza Rakha Abhinaya berperan sebagai libero. Di kubu lawan, armada Iran racikan Roberto Piazza mengandalkan Ali Hajipour (opposite), Poriya Hossein Khanzadeh serta Morteza Sharifi (outside hitter), pasangan middle blocker Mohammad Valizadeh–Yousef Kazemi, Arshia Behnezhad (setter), dan Hossein Haji Kalateh (libero).
Set pembuka menjadi milik Indonesia. Meski Iran memberi perlawanan sengit hingga menyentuh angka 24-22, service error dari Poriya menutup set pertama 25-22 untuk Garuda. Momentum itu berlanjut di set kedua; serangan terakhir Farhan memastikan skor 25-21 dan membuat Indonesia tinggal membutuhkan satu set lagi untuk mengunci tiket delapan besar.
Namun, Iran bangkit di set ketiga. Setelah Indonesia sempat memimpin 5-4, sang lawan membalikkan keadaan menjadi 8-5 dan menjaga jarak hingga menang 25-21 lewat spike Ali Haghparast. Set keempat kembali dikuasai Iran; berbagai skema serangan Indonesia tak lagi seefektif dua set awal dan berujung kekalahan 19-25.
Set penentuan menyajikan detak jantung berpacu. Indonesia meraih match point lebih dulu di angka 14-13 lewat block Boy terhadap Hajipour. Namun Iran membalikkan keadaan menjadi 15-14 berkat poin serangan Hajipour dan service ace Poriya. Harapan sempat menyala ketika servis Poriya berikutnya melebar, membuat skor imbang. Iran kembali unggul 16-15 lewat poin serangan Valizadeh, dan duel berakhir 17-15 ketika spike Rama keluar tipis.
Secara statistik, Indonesia mengoleksi total 105 poin dari 54 serangan, 11 block, 8 service ace, plus 32 angka dari error lawan. Iran lebih unggul tipis dengan 110 poin hasil 59 serangan, 12 block, 7 ace, serta 32 poin dari kesalahan Indonesia. Di daftar pencetak angka, Ali Hajipour memimpin dengan 24 poin (21 serangan, 1 block, 2 ace), diikuti Ali Haghparast 23 poin (15 serangan, 6 block, 2 ace). Dari kubu Indonesia, Farhan Halim mencatat 18 poin (15 serangan, 1 block, 2 ace).
Meski mimpi perempat final sirna, para punggawa Merah Putih masih akan berlaga di partai klasifikasi 9–16 untuk menutup kiprah di Asian Games 2026. Energi dan fokus akan kembali jadi kunci agar ujung perjalanan tetap terjaga terhormat.
Artikel Tag: voli
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/timnas-voli-putra-indonesia-gagal-amankan-tiket-perempat-final-kalah-selisih-set-dari-thailand
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini