Permalukan Jasmine Paolini, Cristina Bucsa Amankan Tiket Final Merida Open

Cristina Bucsa [image: WTA]
Berita Tenis: Tidak ada seorang pun yang bisa mengalahkan petenis berkebangsaan Spanyol, Cristina Bucsa 11 kali berturut-turut setelah ia lolos ke final Merida Open musim 2026.
Petenis berusia 28 tahun melaju ke final turnamen WTA level 500 untuk kali pertama dalam kariernya di Mérida Open berkat kemenangan 7-5, 6-4 atas petenis unggulan pertama, Jasmine Paolini, yang menjadi kemenangan pertamanya atas petenis peringkat 10 besar.
Ia sebelumnya kalah dalam 10 pertandingan melawan petenis peringkat 10 besar dengan dua set langsung, tetapi ia berhasil mengalahkan petenis peringkat 7 dunia, Paolini dalam waktu 1 jam 33 menit untuk melaju ke final Merida Open dengan menghadapi petenis berkebangsaan Polandia, Magdalena Frech yang mengalahkan petenis berkebangsaan Cina, Zhang Shuai di semifinal lainnya dengan 6-2, 6-7, 6-3, demi melenggang ke final turnamen WTA nomor tunggal ketiga dalam kariernya di sekaligus final keduanya di turnamen WTA level 500 yang digelar di Meksiko.
Petenis berkebangsaan Spanyol lolos ke final turnamen WTA nomor tunggal pertamanya pada bulan Oktober lalu di Hong Kong dan belum kalah satu set pun sejauh ini di Merida Open untuk mencapai final keduanya.
Ia langsung tampil agresif di setiap set melawan petenis berkebangsaan Italia, Paolini, termasuk unggul 5-2 di set pertama dan 4-0 di set kedua, dalam perjalanan mengklaim kemenangan yang tidak akan ia lupakan dalam waktu dekat.
“Ini sangat istimewa karena hari ini adalah ulang tahun ayah saya, jadi kemenangan ini untuknya,” ungkap Bucsa. “Saya sangat fokus bermain sesuai gaya saya. Saya mencoba untuk konsisten, tetapi kemudian, Jasmine mencoba memukul lebih keras dan dia mengincar lebih banyak pukulan winner. Tetapi saya tetap tenang dan saya sangat senang dengan kemenangan ini.”
Frech juga menunjukkan kekuatan mental untuk mengatasi Zhang dalam waktu 2 jam 35 menit. Ia menciptakan empat peluang match point di set kedua sebelum petenis berkebangsaan Zhang menyamakan kedudukan satu set sama.
Meskipun Zhang hampir menggandakan jumlah winner Frech, tekad petenis berkebangsaan Polandia yang pantang menyerah akhirnya membuahkan hasil, termasuk memenangkan empat game terakhir di set ketiga.
Jelang final Merida Open, juara di Guadalajara musim 2024, Frech unggul 2-1 dalam head to head melawan Bucsa, tetapi mereka tidak pernah bertemu di turnamen WTA.
Artikel Tag: jasmine paolini, magdalena frech, cristina bucsa, merida open
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/permalukan-jasmine-paolini-cristina-bucsa-amankan-tiket-final-merida-open























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini