Akhiri Paceklik Gelar Bergengsi, Elina Svitolina Cetak Hat-trick Di Roma

Elina Svitolina [image: reuters]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Ukralina, Elina Svitolina harus menunggu cukup lama untuk memenangkan gelar turnamen WTA level 1000 lain dalam kariernya.
Namun, mantan petenis peringkat 3 dunia akhirnya mampu memecah kebuntuan tersebut dengan memukau setelah ia menundukkan petenis unggulan ketiga, Cori Gauff dengan 6-4, 6-7, 6-2 di final Italian Open, Roma musim 2026 yang berkualitas tinggi.
Kemenangan tersebut menandai gelar Italian Open ketiga bagi petenis unggulan ketujuh setelah ia memenangkannya secara beruntun pada musim 2017 dan 2018.
Petenis AS, Gauff yang mengincar gelar Italian Open pertama dalam kariernya, mengawali final tersebut dengan merebut keunggulan 4-2, sebelum petenis berkebangsaan Ukraina mampu membalikkan keadaan. Ia mengamankan tiga peluang break point di game kesembilan yang krusial demi keunggulan 5-4 sebelum mematahkan petenis unggulan ketiga demi memenangkan set pertama.
Juara French Open musim 2025, Gauff yang telah melakoni tiga laga tiga set di sepanjang pekan, membuntuti petenis unggulan ketujuh di sepanjang set kedua, termasuk mematahkannya demi keunggulan 6-5, sebelum petenis unggulan ketujuh membalasnya dan memaksakan babak tiebreak. Petenis AS memenangkan babak tiebreak dengan 7/5 sebelum memaksakan set penentu.
Petenis berusia 31 tahun dengan cepat merebut kembali kendali pertandingan di set ketiga dan mematahkan petenis berusia 22 tahun di game kelima dan ketujuh sebelum unggul dengan 5-2.
Melakukan servis demi memenangkan pertandingan, petenis berkebangsaan Ukraina mengamankan tiga peluang break point sebelum mengkonversi peluang match point ketiga dan keluar sebagai juara setelah 2 jam 49 menit.
“Yang pasti, itu pertarungan yang sangat sengit,” seru Svitolina yang kini unggul 4-2 dalam head to head mereka.
“Saya merasa sangat gembira dengan cara saya mengatasi rasa tegang saya, tidak hanya hari ini, tetapi di sepanjang turnamen ini. Saya pikir dua pekan, itu cukup berat, tetapi saya merasa sangat gembira dengan cara saya bermain, cara tubuh saya bereaksi menghadapi laga-laga sengit. Saya hanya merasa bangga dengan usaha saya.”
Berkat kemenangan tersebut, petenis berusia 31 tahun mencatatkan 8-0 di final turnamen WTA yang digelar di clay-court, sehingga ia menjadi petenis putri kedua yang memenangkan delapan final turnamen clay-court pertama setelah Anna Smashnova.
Ia juga menjadi petenis tertua yang mengklaim tiga gelar atau lebih di satu turnamen WTA level 100 / Tier 1, melampaui Serena Williams yang mencapai prestasi tersebut di Miami musim 2013 saat berusia 31 tahun 173 hari. Ia juga menjadi petenis putri pertama yang memetik tiga kemenangan atas petenis peringkat 5 besar di satu edisi Italian Open.
Kini, Svitolina mengoleksi 20 gelar turnamen WTA nomor tunggal, sehingga ia menjadi petenis berkebangsaan Ukraina pertama di Open Era yang menorehkan tonggak bersejarah tersebut. Ia juga menjadi petenis tertua kedua dengan berusia 30 tahun atau lebih di Open Era yang memenangkan Italian Open setelah Williams yang memenangkan gelarnya pada musim 2013, 2014, dan 2016.
"Saat saya kembali, yang terpenting bagi saya adalah memberi diri saya kesempatan yang baik untuk bermain di level tertinggi," tutur Svitolina.
"Saya tidak pernah berpikir bahwa saya bisa kembali. Dalam beberapa hal, itu terjadi kemudian. Saya pikir itu terjadi secara bertahap. Awalnya saya ingin kembali ke peringkat 100 besar karena saya memulai dari nol, kemudian peringkat 30 besar untuk menjadi unggulan.”
“Kemudian sejak musim lalu saya mulai berpikir, oke, saya rasa level saya sudah ada. Saya perlu lebih konsisten, lebih kuat secara fisik agar lebih konsisten, maka saya bisa memiliki kesempatan untuk masuk ke peringkat 10 besar karena saya sudah bermain di level yang bagus."
Artikel Tag: elina svitolina, italian open, cori gauff
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/akhiri-paceklik-gelar-bergengsi-elina-svitolina-cetak-hat-trick-di-roma

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini