Jakub Mensik Kenang Kesembuhan Ajaib Dari Kram Parah

Jakub Mensik [image: ČTK / imago]
Berita Tenis: Prestasi Jakub Mensik di French Open 2026 terus berkembang. Ia maju ke babak keempat setelah mengalahkan Alex De Minaur dalam pertandingan yang berat.
Hanya dua hari setelah menghadapi masalah fisik serius di pertandingan sebelumnya, petenis berkebangsaan Ceko sekali lagi menunjukkan kekuatan mental dan fisik yang melampaui usianya.
Setelah kemenangan tersebut, ia menjelaskan secara detail proses pemulihan berat yang harus ia lalui selama 48 jam setelah pertandingan terakhirnya, yang ditandai dengan kram dan dehidrasi yang signifikan.
"Pertandingan itu sangat berat. Alex bermain dengan sangat baik di sepanjang pertandingan dan saya harus mengerahkan kemampuan terbaik saya untuk mengatasi babak itu. Ia pantas mendapatkan banyak pujian karena telah menampilkan performa yang luar biasa,” ungkap Mensik.
"Secara keseluruhan, itu adalah hari yang menantang. Secara fisik, saya masih merasakan dampak dari pertandingan sebelumnya dan secara mental tidak mudah menghadapi seseorang seperti Alex, yang mampu menguasai lapangan dengan baik, tidak mudah memberikan poin, dan juga lawan yang belum pernah saya kalahkan sebelumnya.”
“Itulah mengapa saya kesulitan untuk masuk ke dalam pertandingan. Saya merasa tubuh saya membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik setelah semua usaha yang dilakukan beberapa hari sebelumnya."
Petenis unggulan ke-26 lalu membagikan 48 jam pemulihan terberat dalam kariernya.
"Biasanya, hari pemulihan sebagian besar diisi dengan istirahat dan tidak melakukan apa pun. Tetapi selama 48 jam terakhir, saya harus melakukan banyak hal. Hari pertama terutama tentang menenangkan tubuh karena setelah kram dan dehidrasi, saya perlu mengonsumsi cairan sebanyak mungkin,” jelas Mensik yang mengalahkan De Minaur dengan empat set setelah kecolongan set pertama tanpa balas.
"Hari berikutnya, pekerjaan lebih bersifat fisik. Kami melakukan kardio karena saya perlu menjaga tubuh tetap aktif dan mengubah semua asam laktat yang menumpuk di kaki saya menjadi energi untuk berkompetisi hari ini. Tim saya melakukan pekerjaan yang fantastis. Saya sangat bersyukur karena kami berhasil tiba dengan cukup kuat untuk berkompetisi lagi di level tertinggi dalam kondisi yang begitu sulit."
Juara Miami Open musim 2025 lalu menjelaskan bagaimana ia bangkit setelah tidak berdaya di set pertama.
"Set pertama sangat berat. Bahkan saat pemanasan sebelum pertandingan, saya kesulitan mengaktifkan kembali tubuh saya. Baru 48 jam sejak pertandingan sebelumnya dan meskipun saya berusaha menjaga energi tetap tinggi, saya butuh waktu untuk kembali ke ritme kompetitif,” tambah Mensik.
"Ritme pertandingan sama sekali berbeda dengan latihan atau pemanasan. Sejujurnya, saya bahkan tidak yakin apa yang terjadi di dalam diri saya selama set pertama itu. Saya benar-benar terjebak dalam pikiran saya. Setelah set pertama dan pergi ke kamar mandi, saya berhasil membebaskan diri secara mental dan dari situ, saya mulai merasa kembali dalam pertandingan. Begitu saya menemukan ritme dan tempo pertandingan, saya sangat senang bahwa dalam tiga set yang saya menangkan, saya tidak memberinya kesempatan untuk kembali bertarung."
Di usianya yang baru menginjak 20 tahun, ia terus membuktikan dirinya sebagai salah satu petenis unggulan di French Open musim ini. Lebih dari sekadar hasil pertandingan, ia menemukan ketahanan fisik dan mental di Paris yang bahkan tidak ia sadari sebelumnya, sebuah kualitas yang bisa menjadi penentu dalam melaju lebih jauh di Grand Slam tersebut.
Sementara itu, Mensik akan berhadapan dengan petenis unggulan ke-11, Andrey Rublev di babak keempat French Open.
Artikel Tag: french open, alex de minaur, andrey rublev, jakub mensik
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jakub-mensik-kenang-kesembuhan-ajaib-dari-kram-parah

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini