Ayah Leylah Annie Fernandez Picu Amarah Penggemar Dengan Gaya Kepelatihan

Leylah Annie Fernandez [image: wta]
Berita Tenis: Para penggemar Leylah Annie Fernandez geram atas "waktu istirahat" yang diberikan ayahnya sebagai pelatih, yang memicu gelombang kecaman besar-besaran di dunia maya.
Selama perempatfinal turnamen WTA level 500, Strasbourg International, petenis berkebangsaan Kanada kalah dengan dua set langsung dari rekan senegaranya, Victoria Mboko. Tetapi, sebuah klip dari sesi latihan sang ayah, Jorge beredar di X, dibanjiri pesan dukungan untuk petenis berusia 23 tahun dan kecaman terhadap metode ayahnya.
Dalam video tersebut, Jorge terdengar berkata, “Berapa kali lagi aku harus menjejalkannya tepat di depan wajahmu sebelum akhirnya kau menyesuaikan permainanmu? Kau memiliki begitu banyak peluang terbuka untuk pukulan paralel dan kau menyia-nyiakannya semua, kau menyia-nyiakan setiap peluang. Kau tidak mau mendengarkan.”
Ia juga menanyakan sesuatu yang tidak ingin didengar oleh atlet mana pun, “Apakah kau benar-benar ingin bermain tenis, atau tidak? Tidak lebih rumit dari itu.”
Para penggemar menyoroti kurangnya nasihat yang membangun dan dampak emosional yang terlihat jelas pada Annie Fernandez akibat ceramah tersebut, terutama setelah menelan kekalahan yang begitu telak.
“Sungguh mengerikan. Leylah tampak begitu baik dan manis, dan ayahnya sebaliknya, dilihat dari komentar-komentar ini,” bunyi salah satu komentar.
Runner up US Open musim 2021 telah lama dikenal karena senyumnya yang menular dan energi positifnya di lapangan. Ia bahkan meraih penghargaan Billie Jean King Cup Heart Award pada musim 2023 atas kepemimpinannya yang membawa Tim Kanada meraih gelar bersejarah. Melihat semangatnya yang tampaknya dihancurkan oleh pendukungnya sendiri sangat menyentuh hati para penggemar.
“Saya tidak percaya orang tua seharusnya berada di staf pelatih karena itu sangat menurunkan moral petenis dalam kasus-kasus seperti ini,” tulis penggemar lain.
Dinamika antara orang tua dan pelatih memang terkenal rumit dalam tenis, seperti yang telah kita lihat pada Stefanos dan Apostolos Tsitsipas.
Jorge, mantan pesepak bola semi-profesional tanpa latar belakang tenis formal, sebenarnya belajar sendiri olahraga ini dari nol untuk melatih petenis berusia 23 tahun dan saudara perempuannya. Metode tidak lazimnya membantunya mencapai final US Open musim 2021, tetapi penggemar berpikir sang petenis mungkin perlu mempertimbangkan untuk berganti pelatih.
Lebih banyak penggemar mengungkapkan simpati mereka kepada Annie Fernandez.
“Ia hampir menangis hari ini.”
“Betapa mengerikannya Leylah, ya Tuhan.”
“Tidak ada umpan balik positif, tidak ada kata-kata penyemangat. Tidak tahu bagaimana ia berpikir Leylah akan membalikkan keadaan pertandingan dengan hinaan. Orang yang mengerikan.”
Bagian yang paling mencolok adalah Jorge memilih untuk memanfaatkan paceklik perempatfinal Grand Slam Annie Fernandez selama empat musim, membandingkannya dengan Mboko.
“Ia (Mboko) mengembangkan gaya bermain itu, ayahnya memberi tahuku begitu, dari menonton kami. Dan kau menolak untuk mengakuinya,” keluh Jorge.
Sementara Mboko melenggang ke semifinal Strasbourg International, Annie Fernandez akan mengalihkan perhatiannya menuju French Open.
Artikel Tag: strasbourg international, leylah annie fernandez, victoria mboko
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/ayah-leylah-annie-fernandez-picu-amarah-penggemar-dengan-gaya-kepelatihan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini