Kyrgios Labeli Djokovic Ini Atas Permintaan Terhadap Pihak Australian Open

Penulis: Dian Megane
Senin 18 Jan 2021, 22:00 WIB
Nick Kyrgios [kiri] kembali kritik Novak Djokovic [kanan] jelang Australian Open 2021

Nick Kyrgios [kiri] dan Novak Djokovic [kanan] ketika bertemu di Acapulco musim 2017

Berita Tenis: Situasi gelembung di Australian Open musim 2021 tampak menuju kekacauan setelah begitu banyak kontroversi bermunculan dan Nick Kyrgios tidak ingin ketinggalan.

Demi menyelesaikan hal tersebut, petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic meningkatkan keprihatinan dan permintaan terkait beberapa hal atas nama para petenis. Tetapi otoritas Australia telah menolaknya dan kini petenis tuan rumah, Kyrgios tidak ingin ketinggalan untuk melontarkan kritikan terhadap petenis peringkat 1 dunia.

Bereaksi melalui Twitter tentang hal yang terjadi di antara otoritas Australia dan para petenis, petenis yang terakhir kali berlaga di Australian Open musim 2020, Kyrgios menyebut Djokovic sebagai “tool”. Menyebut seseorang seperti itu adalah bagian dari bahasa slang Australia, yang artinya sama dengan idiot.

Melihat beberapa petenis mengajukan keluhan tentang berbagai hal selama menjalani karantina, juara Australian Open musim 2020 menyerahkan daftar permintaan kepada otoritas Australia.

Pertama, petenis berkebangsaan Serbia meminta agar para petenis dipindahkan ke rumah-rumah pribadi dengan lapangan tenis. Kedua, ia ingin hari-hari isolasi dikurangi. Ketiga, ia meminta agar para petenis diizinkan untuk bertemu pelatih mereka. Terakhir, ia ingin para petenis mendapatkan makanan yang lebih baik.

Semua permintaan tersebut dengan tegas ditolak oleh perdana menteri negara bagian Victoria, Daniel Andrews.

Andrews menyatakan, “Peraturan tidak akan berubah karena saran kesehatan publik adalah dari mana peraturan tersebut berasal. Orang-orang dengan bebas bisa memberikan daftar permintaan, tetapi jawabannya tidak. Saya tahu ada sedikit pembicaraan dari sejumlah petenis tentang peraturannya.”

Semua drama dalam situasi gelembung yang diterapkan di Australian Open dimulai ketika sejumlah petenis diharuskan menjalani karantina yang lebih ketat. Beberapa pesawat sewaan yang membawa para petenis tersebut tiba dengan membawa penumpang yang setelah dites di Melbourne positif terinfeksi COVID-19, sehingga pihak berwenang memberlakukan peraturan yang lebih ketat, termasuk tidak ada sesi latihan selama menjalani 14 hari karantina. Total 72 petenis saat ini telah menjalani karantina ketat tersebut.

Lebih jauh lagi, para petenis seperti Fabio Fognini, Benoit Paire, dan petenis lain mengeluhkan tentang makanan yang disajikan kepada mereka.

Semua itu bisa membuat para penonton Australia menentang para petenis tersebut dan penonton yang sama kini bisa menentang mereka, terutama petenis yang telah delapan kali menjuarai Australian Open, Djokovic.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Nick kyrgios, Novak Djokovic

719  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini