Cristina Bucsa Tutup Pekan Impresif Dengan Sapu Bersih Gelar Di Merida

Cristina Bucsa [image: reuters]
Berita Tenis: Cristina Bucsa yang telah mengoleksi delapan gelar nomor ganda, akhirnya menjadi juara di turnamen WTA nomor tunggal usai berjuang di Merida Open musim 2026.
Petenis berusia 28 tahun pantang menyerah demi membungkam petenis berkebangsaan Polandia Magdalena Frech dengan 6-1, 4-6, 6-4 di final Merida Open yang berlangsung selama 2 jam 15 menit, yang menjadi gelar nomor tunggal pertama dalam kariernya.
“Magdalena, selamat untuk pekan yang luar biasa,” ungkap Bucsa dalam upacara penyerahan trofi. “Kita mengerahkan kemampuan terbaik dan di sini kita menunjukkan betapa tangguhnya kita. Jadi, kau juga juara yang hebat. Saya mengharapkan pemulihan yang cepat untuk Indian Wells dan saya harap bertemu denganmu lagi di lebih banyak final.”
Bagi petenis berkebangsaan Spanyol, gelar Merida Open merupakan gelar nomor tunggal pertama yang ia menangkan di turnamen level mana pun sejak musim 2023, ketika ia memenangkan gelar turnamen WTA level 125 di Limoges.
Petenis berkebangsaan Spanyol tidak kehilangan satu set pun dalam perjalanan menuju final di Merida setelah ia mengalahkan Donna Vekic, Marina Stakusic, Zeynep Sonmez, dan bahkan petenis unggulan pertama, Jasmine Paolini, yang menjadi kemenangan pertama dalam kariernya atas petenis peringkat 10 besar.
Setelah memenangkan set pertama tanpa drama, petenis berkebangsaan Spanyol tampak akan memetik kemenangan dua set langsung lain, tetapi Frech memiliki ide lain. Setelah hanya menenangkan satu game di set pertama, petenis berkebangsaan Polandia membuka keunggulan 3-0 di set kedua, yang juga dibantu dengan penurunan level permainan petenis berkebangsaan Spanyol, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan satu set sama.
Petenis berkebangsaan Polandia dengan cepat menemukan kembali performa terbaik di set ketiga dengan membangun keunggulan 3-1. Ia mempertahankan keuunggulan sampai sebelum game terakhir ketika ia mendapatkan peluang melakukan servis untuk memenangkan final.
Frech memperlihatkan daya juang dengan memenangkan empat poin secara beruntun demi kedudukan 4-5. Tetapi petenis berkebangsaan Spanyol meresponsnya dengan kegigihan dan performa apik lain sebelum akhirnya memastikan diri menjadi juara.
Namun perjuangan Bucsa belum berakhir. Ia kembali ke lapangan, tetapi kali ini bersama Jiang Xinyu. Melakoni final turnamen WTA nomor ganda ke-12 dalam kariernya bersama pasangan kesepuluh yang berbeda, ia dan petenis berkebangsaan Cina membantai Isabelle Haverlag dan Maia Lumsden dengan 6-4, 6-1 dalam waktu 61 menit saja.
Artikel Tag: magdalena frech, cristina bucsa, merida open
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/cristina-bucsa-tutup-pekan-impresif-dengan-sapu-bersih-gelar-di-merida























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini