ATP Cup Ambil Keputusan Ini, Ketidakpastian Bayangi Australian Open 2021

Penulis: Dian Megane
Jumat 27 Nov 2020, 22:46 WIB
Sebelum Australian Open, Tim Serbia jadi juara pertama perhelatan ATP Cup musim 2020

Tim Serbia yang diperkuat Novak Djokovic ketika memenangkan ATP Cup 2020

Berita Tenis: Dengan ketidakpastian membayang-bayangi Australian Open musim 2021, Tennis Australia dan pihak pemerintah Victoria susah payah untuk memberikan tanggal pasti dari perhelatan turnamen tersebut.

Dan kini dengan kendala waktu dan protokol karantina, diberitakan bahwa ATP Cup yang debut pada musim 2020 tidak akan digelar pada musim mendatang.

Ajang tenis beregu putra yang baru, ATP Cup dimainkan dengan menampilkan 24 negara. Turnamen tersebut dengan sukses menggantikan Hopman Cup pada musim 2020 dan digelar di Australia sebelum turnamen di Melbourne Park. Turnamen yang musim 2020 dimenangkan Serbia, efektif sebagai turnamen untuk membuka musim baru dan menjadi pemanasan dari Grand Slam di Melbourne.

Namun meningkatnya kasus akibat COVID-19 di seluruh penjuru dunia telah membuat pihak pemerintah Australia mengambil beberapa langkah tegas. Mereka menolak masuknya para petenis yang akan berkompetisi di Australia pada Desember mendatang. Lebih jauh lagi, mereka harus menjalani karantina selama 14 hari.

Kini, para petenis akan tiba pada pekan pertama Januari, lalu menjalankan karantina selama 14 hari. Dengan demikian, jadwal Australian Open bisa mundur sampai 1 Februari. Hal tersebut tidak memberi waktu bagi pihak penyelenggara untuk menggelar ATP Cup sebelum turnamen di Melbourne yang musim ini dimenangkan Sofia Kenin.

Itu artinya, para petenis tidak akan mendapati turnamen sebelum turun di Melbourne Park, tetapi telah dikonfirmasi oleh pihak ATP bahwa para petenis akan bisa melakoni sesi latihan selam masa karantina.

Turnamen yang musim ini dimenangkan Novak Djokovic akan digelar dengan jadwal padat dan kategori junior juga telah dibatalkan. Pihak ATP telah mengirimkan catatan kepada para petenis untuk meminta mereka tetap menunggu berita selanjutnya tentang aturan yang ditetapkan pihak pemerintah.

“Saat ini ada batasan ketat tentang jumlah orang yang diizinkan untuk memasuki Australia. Kemungkinan mundurnya Australian Open selama 1 atau 2 pekan masih terbuka. Penentuan terakhir tentang protokol COVID-19, prosedur kontrak tertutup, dan tim pendukung petenis akan segera dirilis,” isi dari pernyataan tersebut.

Banyak pihak memahami betul bahwa melakoni Grand Slam tanpa dua pekan latihan hampir mustahil. Pihak pemerintah kemungkinan besar akan mengizinkan sesi latihan selama masa karantina.

Lebih jauh lagi, akan ada pembatasan jumlah tim yang bisa dibawa dan perubahan jadwal. Semua pihak masih harus melihat bagaimana pihak ATP dan Tennis Australia berkoordinasi dan mendapatkan solusi terbaik.

Artikel Tag: Tenis, ATP Cup, australian open

596  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini