Max Holloway Lebih Difavoritkan Jelang Lawan Conor McGregor di UFC 329

Max Holloway (kanan) dan Conor McGregor. (Foto: Fight TV)
Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, akan kembali bertarung setelah absen selama lima tahun saat menghadapi mantan juara kelas bulu Max Holloway pada laga utama UFC 329 di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu (11/7).
Menjelang pertarungan tersebut, mayoritas petarung dan pengamat UFC lebih menjagokan Holloway untuk meraih kemenangan.
Duel ini menjadi pertemuan kedua antara McGregor dan Holloway setelah keduanya pertama kali bertarung pada Agustus 2013.
Saat itu McGregor meraih kemenangan melalui keputusan mutlak juri. Namun, kondisi keduanya kini berbeda.
Conor McGregor baru kembali setelah lima tahun tidak bertanding, sedangkan Max Holloway tetap aktif tampil di level tertinggi.
Pelatih sekaligus analis UFC, Din Thomas, menilai McGregor masih memiliki peluang menang apabila mampu memanfaatkan kekuatan pukulannya sejak awal laga. Namun, ia meyakini ritme bertarung Holloway yang agresif akan menjadi faktor penentu.
Menurut Thomas, Holloway akan terus melancarkan kombinasi pukulan, memanfaatkan gerakan kaki dan tipuan untuk memaksa McGregor kehilangan ritme.
Ia memprediksi Holloway menang melalui technical knockout (TKO) pada ronde keempat.
Petarung kelas ringan Paddy Pimblett, yang akan tampil pada laga pendamping utama melawan Benoît Saint Denis, juga menilai McGregor harus menyelesaikan pertarungan dalam dua ronde pertama jika ingin menang.
Menurutnya, apabila laga berlangsung lebih lama, Max Holloway akan mengambil alih kendali.
Pendapat serupa disampaikan Saint Denis. Ia menilai absennya McGregor selama bertahun-tahun menjadi tantangan besar dan semakin lama pertarungan berlangsung, peluang Holloway untuk menang akan semakin besar.
Sejumlah petarung lain, seperti Cory Sandhagen, Mario Bautista, Terrance McKinney, Robert Whittaker, Elisha Ellison, dan Gable Steveson, juga memberikan prediksi yang mengarah kepada Holloway.
Mereka menilai kebugaran, konsistensi bertanding, serta aktivitas Holloway di UFC menjadi keunggulan utama dibanding McGregor yang belum merasakan atmosfer kompetisi selama lima tahun.
Selain itu, pengalaman Max Holloway menjalani pertarungan lima ronde dinilai membuatnya lebih siap apabila duel berlangsung panjang.
Meski demikian, beberapa petarung tetap mengingatkan bahwa Conor McGregor masih memiliki senjata berbahaya berupa akurasi, kekuatan pukulan, dan kemampuan menentukan waktu serangan.
King Green bahkan menyebut peluang kedua petarung hampir seimbang karena belum ada yang mengetahui kondisi sebenarnya McGregor setelah kembali dari masa vakum dan cedera patah kaki.
Di sisi lain, Robert Whittaker menilai faktor terbesar yang harus dihadapi McGregor bukan hanya lamanya absen, tetapi juga perubahan motivasi setelah meraih kesuksesan finansial di luar arena.
Menurutnya, rasa lapar untuk terus membuktikan diri merupakan kekuatan utama McGregor pada awal kariernya.
Selain laga utama, UFC 329 juga menghadirkan pertarungan penting di kelas ringan antara Paddy Pimblett dan Benoît Saint Denis.
Namun, perhatian terbesar tetap tertuju pada kembalinya Conor McGregor, yang akan berusaha membuktikan dirinya masih mampu bersaing di level elite UFC setelah lima tahun meninggalkan oktagon.
Artikel Tag: ufc, conor mcgregor, max holloway
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/max-holloway-lebih-difavoritkan-jelang-lawan-conor-mcgregor-di-ufc-329

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini