Dustin Poirier Akui Kesulitan Pensiun Berujung Insiden di Atlanta

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 07 Jul 2026, 23:54 WIB - 100 views
Dustin Poirier mengaku pikirannya terus dihantui kondisi sang ayah yang hingga kini masih bergulat dengan kecanduan alkohol. (Foto: Fight TV)

Dustin Poirier mengaku pikirannya terus dihantui kondisi sang ayah yang hingga kini masih bergulat dengan kecanduan alkohol. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Mantan bintang UFCDustin Poirier mengungkapkan bahwa persoalan keluarga dan kesulitannya menjalani masa pensiun menjadi faktor yang berujung pada penangkapannya atas dugaan mabuk di tempat umum di Atlanta, Amerika Serikat, bulan lalu.

Poirier, yang kini berusia 37 tahun, ditangkap di bandara Atlanta sekitar dua pekan lalu setelah diduga bersikap agresif terhadap sejumlah karyawan bandara.

Akibat insiden tersebut, mantan juara interim kelas ringan UFC itu didakwa atas pelanggaran mabuk di tempat umum.

Dalam wawancara di podcast The Diary of a CEO, Dustin Poirier mengatakan insiden tersebut terjadi tepat pada Hari Ayah dan bukan merupakan sebuah kebetulan.

Ia mengaku pikirannya terus dihantui kondisi sang ayah yang hingga kini masih bergulat dengan kecanduan alkohol.

"Ayah saya sudah berkali-kali masuk penjara karena masalah yang berkaitan dengan alkohol. Sekarang dia bahkan hidup tanpa tempat tinggal. Saya sudah berusaha membantunya, tetapi akhirnya dia kembali ke jalanan," kata Poirier.

Ia mengaku terus memikirkan kondisi ayahnya saat melakukan perjalanan kerja pada Hari Ayah.

Perasaan tersebut membuatnya mulai mengonsumsi alkohol di bandara hingga akhirnya memicu insiden yang berujung penangkapan.

Meski demikian, Poirier menegaskan bahwa masalah yang dialami ayahnya bukan sepenuhnya menjadi beban yang harus ia tanggung.

Namun, kegagalannya membantu sang ayah tetap memberikan tekanan emosional yang besar.

Selain persoalan keluarga, Poirier juga mengakui masih kesulitan beradaptasi dengan kehidupan setelah pensiun dari dunia seni bela diri campuran.

Ia resmi mengakhiri karier profesionalnya pada Juli tahun lalu di negara bagian asalnya, Louisiana, setelah berkiprah selama 16 tahun di UFC dan MMA profesional.

Menurut Dustin Poirier, selama hampir dua dekade hidupnya hanya berfokus mengejar impian menjadi petarung terbaik.

Setelah memutuskan pensiun, ia merasa kehilangan tujuan besar yang selama ini menjadi motivasi utamanya.

"Saya hanya ingin kembali memiliki mimpi. Saya belum tahu apa bentuknya, tetapi saya membutuhkan itu dalam hidup saya. Saat meletakkan sarung tangan di atas kanvas, saya merasa meninggalkan sebagian dari diri saya di sana," ujarnya.

Poirier juga mengungkapkan belum pernah menyaksikan rekaman kamera tubuh polisi yang merekam proses penangkapannya.

Dalam rekaman tersebut, ia terlihat berusaha memancing konfrontasi dengan seorang petugas sebelum akhirnya diamankan.

Dampak dari insiden tersebut tidak hanya berupa rasa malu bagi dirinya dan keluarganya, tetapi juga kerugian secara finansial.

Dustin Poirier mengatakan salah satu sponsor utamanya telah mengakhiri kerja sama, sementara beberapa peluang bisnis lain juga ikut hilang.

"Saya kehilangan salah satu sponsor besar. Kemungkinan ada sponsor lain yang juga pergi. Saya masih menunggu untuk melihat siapa saja yang tetap bersama saya setelah semuanya selesai. Hari itu membuat saya kehilangan banyak uang, pekerjaan, dan kesempatan yang sebelumnya sudah disiapkan," kata Poirier.

Artikel Tag: ufc, mma, dustin poirier

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/dustin-poirier-akui-kesulitan-pensiun-berujung-insiden-di-atlanta
100
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini