Conor McGregor Klaim Diri Petarung Featherweight Terhebat Dalam Sejarah UFC

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 10 Jul 2026, 20:39 WIB - 74 views
Conor McGregor menegaskan keyakinannya sebagai petarung featherweight terbaik sejak era Bruce Lee dan bertekad membuktikan klaim tersebut di UFC 329. (Foto: Fight TV)

Conor McGregor menegaskan keyakinannya sebagai petarung featherweight terbaik sejak era Bruce Lee dan bertekad membuktikan klaim tersebut di UFC 329. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Conor McGregor menyatakan dirinya pantas menyandang predikat petarung kelas bulu (featherweight) terbaik sepanjang sejarah UFC.

Ia akan kembali bertarung di kelas welter saat menghadapi Max Holloway pada ajang UFC 329, Sabtu mendatang.

Laga tersebut menjadi penampilan pertama McGregor di dalam Octagon sejak Juli 2021.

Petarung asal Irlandia itu dijadwalkan menghadapi Holloway dalam duel nonperebutan gelar yang menjadi partai utama UFC 329.

Conor McGregor membangun reputasinya sebagai salah satu bintang terbesar UFC ketika tampil di divisi featherweight pada periode 2013 hingga 2015.

Puncaknya terjadi saat ia merebut sabuk juara dengan mengalahkan legenda MMA José Aldo hanya dalam waktu 13 detik pada Desember 2015.

Sejak kemenangan itu, McGregor tidak pernah lagi bertarung di kelas 145 pon. Meski demikian, ia menilai pencapaiannya tetap layak menempatkannya sebagai petarung featherweight terbaik sepanjang masa.

Menurut Conor McGregor, kemenangan atas Holloway nanti akan semakin memperkuat warisan kariernya di divisi tersebut, meskipun pertarungan berlangsung di kelas welter.

"Salah satu motivasi terbesar saya dalam pemusatan latihan ini adalah membuktikan siapa petarung featherweight terbaik sepanjang masa," kata McGregor.

Ia mengaku heran karena namanya kerap tidak dimasukkan dalam daftar petarung featherweight terbaik, padahal dirinya pernah mengalahkan sejumlah nama besar yang masuk dalam daftar tersebut.

"Itulah mengapa saya senang menghadapi Max. Dia telah melawan banyak petarung hebat dan memiliki rekam jejak yang luar biasa di UFC. Dia calon anggota Hall of Fame, dan sekarang saya punya kesempatan menunjukkan level kemampuan saya," ujarnya.

McGregor dan Holloway sebelumnya pernah bertemu pada 2013.

Saat itu McGregor meraih kemenangan melalui keputusan mutlak setelah tiga ronde dalam laga yang merupakan pertarungan keduanya di UFC.

Holloway sendiri masih berusia 21 tahun ketika mengalami kekalahan tersebut.

Sejak saat itu, Holloway berkembang menjadi salah satu petarung terbaik dalam sejarah kelas featherweight.

Ia dua kali mengalahkan José Aldo pada 2017, kemudian mempertahankan gelar juara UFC sebanyak empat kali. Namanya kini sejajar dengan Alexander Volkanovski dan Aldo sebagai salah satu legenda divisi tersebut.

Conor McGregor mengakui dirinya memang tidak pernah mempertahankan gelar kelas bulu seperti yang dilakukan Holloway, Volkanovski, maupun Aldo.

Menurutnya, hal itu terjadi karena ia memilih mengejar peluang yang lebih besar di divisi lain.

Meski demikian, petarung berusia 37 tahun tersebut menilai kualitas bertarung seharusnya menjadi ukuran utama dalam menentukan siapa yang layak disebut sebagai yang terbaik.

"Itu penilaian yang wajar. Saya memahami mengapa orang melihat jumlah pertahanan gelar. Tetapi pada akhirnya yang harus dinilai adalah kemampuan bertarung, siapa yang paling hebat dan siapa yang terbaik. Bagi saya, jawabannya adalah saya, dan saya akan membuktikannya melalui hasil pertandingan," kata McGregor.

Ia bahkan menegaskan keyakinannya sebagai petarung featherweight terbaik sejak era Bruce Lee dan bertekad membuktikan klaim tersebut saat menghadapi Holloway di UFC 329.

Artikel Tag: ufc, conor mcgregor, bruce lee

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/conor-mcgregor-klaim-diri-petarung-featherweight-terhebat-dalam-sejarah-ufc
74
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini