Israel Adesanya Tinggalkan Sasana City Kickboxing usai Empat Kekalahan

Meski memunculkan berbagai emosi, Israel Adesanya meyakini perubahan ini adalah langkah yang tepat untuk melanjutkan kariernya. (Foto: Fight TV)
Mantan juara kelas menengah UFC, Israel Adesanya, mengumumkan keputusan untuk mengakhiri kerja samanya dengan pelatih kepala Eugene Bareman dan sasana City Kickboxing.
Keputusan tersebut disampaikan Adesanya melalui kanal YouTube pribadinya pada Kamis (9/7), di tengah tren negatif yang sedang dialaminya.
Langkah itu diambil setelah Adesanya menelan empat kekalahan beruntun, catatan terburuk sepanjang karier profesionalnya di UFC.
Dalam pertarungan terakhir pada Maret lalu, petarung berusia 36 tahun tersebut kalah knockout dari Joe Pyfer.
Israel Adesanya mengungkapkan keputusan itu bukan sesuatu yang dibuat secara mendadak.
Ia mengatakan telah berbicara langsung dengan Eugene Bareman dan menjelaskan bahwa dirinya tidak akan kembali berlatih di City Kickboxing.
"Saya berbicara langsung dengan Eugene dan mengatakan bahwa saya tidak akan kembali ke CKB. Keputusan ini sebenarnya sudah lama dipertimbangkan. Kami saling memahami. Jujur saja, ini terasa berat," ujar Adesanya.
Ia mengakui perpisahan tersebut memunculkan berbagai emosi. Meski demikian, Adesanya meyakini perubahan adalah langkah yang tepat untuk melanjutkan kariernya.
"Rasanya campur aduk, tetapi ini keputusan yang benar, terutama pada fase karier saya saat ini. Saya membutuhkan perubahan. Kegilaan adalah terus melakukan hal yang sama tetapi mengharapkan hasil yang berbeda," katanya.
Dalam pernyataannya, Israel Adesanya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bareman dan sejumlah anggota City Kickboxing yang selama bertahun-tahun membantunya berkembang sebagai salah satu petarung terbaik dunia.
Namun, ia belum mengungkapkan ke mana akan berlatih selanjutnya dan hingga kini juga belum memiliki jadwal pertarungan baru.
Adesanya dan Bareman selama ini dikenal sebagai salah satu pasangan petarung dan pelatih paling sukses di UFC.
Keduanya mulai mencuri perhatian dunia pada 2019 ketika Adesanya merebut sabuk juara kelas menengah UFC.
Setelah menjadi juara, Adesanya berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak enam kali sebelum akhirnya kehilangan sabuk tersebut dari Alex Pereira pada 2022.
Ia kemudian merebut kembali gelar itu pada 2023, tetapi tidak lama berselang harus kembali kehilangan status juara setelah dikalahkan Sean Strickland.
Meski memilih berpisah, Israel Adesanya menegaskan City Kickboxing memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya.
Menurutnya, sasana yang berbasis di Selandia Baru itu telah membentuk dirinya menjadi petarung seperti sekarang sekaligus melahirkan banyak atlet berkualitas dunia.
Ia juga merasa bangga pernah menjadi salah satu sosok yang membantu mengangkat nama City Kickboxing di panggung internasional hingga dikenal luas oleh komunitas MMA dunia.
Berkat pencapaian tersebut, banyak petarung dari berbagai negara kini datang ke City Kickboxing untuk menjalani latihan.
Keputusan meninggalkan sasana yang telah membesarkan namanya menjadi babak baru bagi Adesanya.
Kini, perhatian tertuju pada langkah berikutnya, termasuk siapa pelatih yang akan mendampinginya dalam upaya mengakhiri tren empat kekalahan beruntun dan menghidupkan kembali kariernya di UFC.
Artikel Tag: ufc, israel adesanya
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/israel-adesanya-tinggalkan-sasana-city-kickboxing-usai-empat-kekalahan

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini