Asian Games Hangzhou: China Masih Dominan, Rekor Dunia Menembak Pecah Lagi

Penulis: Hanif Rusli
Kamis 28 Sep 2023, 10:00 WIB - 585 views
Sift Kaur Samra dari India bertanding di final nomor 50m rifle tiga posisi putri di cabor menembak Asian Games Hangzhou. (Foto: Xinhua)

Sift Kaur Samra dari India bertanding di final nomor 50m rifle tiga posisi putri di cabor menembak Asian Games Hangzhou. (Foto: Xinhua)

Ligaolahraga.com -

China mengamankan 23 medali emas pada hari Rabu (27/9/2023), hari keempat kompetisi, di Asian Games Hangzhou, sehingga jumlah medali emas mereka menjadi 76. Penembak jitu India, Sift Kaur Samra, mencetak rekor dunia dengan 469,6 poin untuk memenangkan nomor 50m rifle tiga posisi putri.

Pencapaian Samra menandai rekor dunia keempat yang dipecahkan di lapangan tembak di Asian Games Hangzhou, menyusul tiga rekor sebelumnya yang dibuat pada hari Senin lalu. Rekor dunia sebelumnya yaitu 467,0 poin diukir oleh atlet Inggris Seonaid McIntosh hanya empat bulan lalu di Piala Dunia ISSF.

Samra, yang telah lolos kualifikasi di posisi kedua, memiliki awal yang kuat di final, memperoleh 154,6 poin pada fase berlutut, melampaui bintang lokal Zhang Qiongyue dengan selisih 0,1 poin. Pada tahap tengkurap, Samra terus unggul dengan mengumpulkan 157,9 poin, menghasilkan total 312,5 poin. Penembak berusia 22 tahun ini mempertahankan penampilannya yang luar biasa di fase berdiri, dan akhirnya memecahkan rekor dunia dalam perjalanannya menuju kemenangan.

Zhang berada di posisi kedua dengan 462,3 poin, sementara rekan setim Samra, Ashi Chouksey, meraih medali perunggu.

Samra mengungkapkan kegembiraannya, dengan mengatakan, "Rasanya sangat menyenangkan. Ini adalah kesempatan yang sangat langka dan berharga, dan saya merasa sangat beruntung bisa menjadi bagian darinya."

Selain rekor baru Samra, lapangan tembak juga menjadi saksi bagaimana China memenangkan empat dari delapan medali emas yang tersedia pada hari Rabu. Dalam pertandingan beregu nomor 50 rifle tiga posisi putri, China mencetak 1.773 poin, hanya satu poin di bawah rekor dunia saat ini. Liu Rui dari China mengamankan emas di nomor 25m pistol putri dengan 38 tembakan, sementara penembak remaja Jiang Yiting dari China mengklaim emas perorangan di nomor skeet putri dengan 57 tembakan dari 60 target. China juga memenangkan emas di nomor skeet beregu putra.

Cui Chenxi, yang berusia 13 tahun, menjadi juara Asian Games termuda dari China di cabor skateboard nomor street putri, sementara Zhang Jie dan Su Jianjun meraih emas dan perunggu di nomor street putra.

Juara Olimpiade Zhang Yufei meraih emas nomor kupu-kupu 100 meter putri dengan catatan waktu 55,86 detik. Zhang mengungkapkan tekadnya untuk memecahkan rekor dunia, dengan mengatakan, "Saya tidak akan pernah mengubah tujuan saya. Tanpa ambisi untuk memecahkan rekor dunia, saya tidak akan memiliki motivasi untuk Olimpiade Paris dan acara-acara besar lainnya di masa depan."

Zhang juga memainkan peran penting dalam kemenangan estafet 4x100m campuran dan telah mengamankan empat medali emas. Xu Jiayu, anggota tim estafet China lainnya, juga memborong empat medali emas.

Di cabor voli pantai putri, Xue Chen dan Xia Xinyi mengalahkan Miki Ishii dan Sayaka Mizoe dari Jepang dengan skor 2-0, dan mengamankan gelar juara voli pantai putri keenam kalinya secara beruntun bagi China. Rekor ini telah berlangsung sejak Asian Games Busan 2002.

Dalam cabor senam, Zuo Tong dari China merebut gelar juara all-around putri dengan skor 53.565 poin, menyusul kemenangan rekan senegaranya, Zhang Boheng, di kategori putra.

Di cabor judo, Jepang meraih medali emas Asian Games secara beruntun di nomor beregu campuran dengan mengalahkan Uzbekistan 4-0. Jepang telah mengumpulkan lima medali emas dari cabang judo, sementara China mendapatkan satu emas, dua perak, dan tiga perunggu.

Cabor balap sepeda Asian Games Hangzhou membuat Jepang unggul, memenangkan ketiga medali emas yang ditawarkan pada hari itu.

Korea Selatan berhasil mempertahankan gelar juara floret beregu putra mereka dengan kemenangan "comeback" atas China, dan tim anggar putri mereka dengan tipis mengamankan emas degen beregu. Korea Selatan saat ini berada di posisi kedua dalam daftar perolehan medali dengan 70 medali, termasuk 19 emas, sementara Jepang telah mendapatkan 66 medali (15 emas).

Pada pertandingan lainnya di hari Rabu, tim basket putri China memulai upaya mempertahankan gelar juara mereka dengan kemenangan telak 101-46 atas Mongolia, dan di cabor sepak bola putra, Tao Qianglong mencetak satu-satunya gol dalam kemenangan China atas Qatar, yang membawa tim tuan rumah melaju ke babak delapan besar untuk menghadapi juara bertahan Korea Selatan.

Artikel Tag: Asian Games

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/asian-games-hangzhou-china-masih-dominan-rekor-dunia-menembak-pecah-lagi
585
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini