Liga LIV Golf Masih Menanti Persetujuan OWGR Jelang Musim 2026

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 03 Jan 2026, 16:45 WIB - 295 views
Menjelang musim baru, Liga LIV Golf juga melakukan sejumlah perubahan. (Foto: Golf Digest)

Menjelang musim baru, Liga LIV Golf juga melakukan sejumlah perubahan. (Foto: Golf Digest)

Ligaolahraga.com -

Liga LIV Golf menutup tahun 2025 tanpa kepastian apakah liga yang didanai Arab Saudi itu akan diakui oleh Official World Golf Ranking (OWGR) dan berhak mendapatkan poin peringkat dunia seperti tur golf profesional lainnya.

Hingga memasuki awal 2026, dewan OWGR masih belum mengambil keputusan atas permohonan yang diajukan LIV Golf pada akhir Juni lalu.

Dalam pembaruan terbaru yang dirilis Selasa, OWGR hanya menyampaikan bahwa proses evaluasi masih terus berlangsung.

Ketua OWGR Trevor Immelman menegaskan bahwa pihaknya tetap berpegang pada prinsip meritokrasi yang menjadi fondasi golf profesional.

Menurut Immelman, diskusi dengan LIV Golf berjalan secara rutin dan menunjukkan adanya kemajuan, namun belum ada keputusan final yang bisa diumumkan ke publik.

“Kami berkomitmen pada misi OWGR yang menghormati sistem meritokrasi dalam golf profesional. Diskusi terus berlanjut dan ada progres, tetapi belum ada keputusan untuk dibagikan saat ini,” ujar Immelman dalam pernyataan resminya.

Salah satu ganjalan utama bagi Liga LIV Golf adalah sistem keanggotaan pemainnya.

Immelman sebelumnya menyebut bahwa mayoritas pegolf LIV bergabung melalui undangan, bukan melalui jalur kualifikasi atau prestasi kompetitif sebagaimana yang diterapkan oleh 24 tur lain yang sudah tergabung dalam sistem OWGR.

Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip dasar penilaian peringkat dunia.

Di sisi lain, OWGR juga mengumumkan kebijakan baru terkait jumlah hole turnamen.

Kompetisi yang dimainkan hanya 54 hole atau bahkan 36 hole akan mendapatkan pengurangan poin dibandingkan dengan turnamen standar 72 hole.

Untuk turnamen 54 hole, poin dan penilaian lapangan hanya akan dihitung sebesar 75 persen dari nilai awal, sementara turnamen 36 hole hanya mendapatkan 50 persen.

Kebijakan ini relevan bagi LIV Golf, mengingat liga tersebut selama empat musim pertamanya selalu memainkan turnamen 54 hole.

Namun, LIV telah mengambil langkah penyesuaian dengan berencana beralih ke format 72 hole mulai musim 2026.

Immelman sendiri sebelumnya menyatakan bahwa format 54 hole bukanlah masalah terbesar, tetapi tetap menjadi faktor dalam penilaian OWGR.

Menjelang musim baru, Liga LIV Golf juga melakukan sejumlah perubahan.

Liga ini akan meningkatkan jumlah peserta menjadi 57 pegolf, naik dari sebelumnya 54. Dari jumlah tersebut, lima pemain tidak terikat dalam tim mana pun.

Dengan sistem shotgun start yang diterapkan, penambahan ini berarti akan ada satu grup yang harus menunggu giliran tee off.

Selain itu, Liga LIV Golf menambah jumlah pemain yang bisa lolos melalui ajang “Promotions” menjadi tiga orang, dari sebelumnya dua.

Namun, belum jelas apakah penambahan slot ini berkaitan dengan keputusan Brooks Koepka yang mengumumkan tidak akan bermain di LIV Golf pada 2026.

LIV Golf dijadwalkan memulai musimnya pada 4 Februari 2026 di Arab Saudi.

Liga ini sangat berharap dapat masuk ke dalam sistem OWGR karena peringkat dunia menjadi salah satu kriteria penting kualifikasi untuk empat turnamen mayor.

Tanpa poin OWGR, peluang pegolf LIV untuk tampil di ajang-ajang besar tersebut menjadi lebih terbatas.

Sebagai perbandingan, sejumlah tur lain yang telah diakui OWGR juga memiliki turnamen 54 hole, seperti Big Easy Tour di Afrika Selatan dan MENA Tour yang berbasis di Dubai.

Meski demikian, hingga keputusan resmi diumumkan, masa depan LIV Golf dalam peta peringkat dunia golf masih berada dalam ketidakpastian.

Artikel Tag: Liga LIV Golf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/liga-liv-golf-masih-menanti-persetujuan-owgr-jelang-musim-2026
295
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini