AS Tahan Iuran ke World Anti-Doping Agency, Konflik Antidoping Global Panas

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 06 Feb 2026, 19:38 WIB - 113 views
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Washington menekan World Anti-Doping Agency agar meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. (Foto: AP)

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Washington menekan World Anti-Doping Agency agar meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Pemerintah Amerika Serikat resmi menahan pembayaran iuran tahunan kepada World Anti-Doping Agency (WADA) setelah Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang anggaran yang memuat ketentuan tersebut.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Washington menekan badan antidoping dunia itu agar meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Dalam aturan baru tersebut, pendanaan Amerika Serikat untuk World Anti-Doping Agency hanya dapat diberikan jika ada hasil audit independen yang dilakukan oleh pakar antidoping eksternal dan auditor berpengalaman.

Audit itu harus membuktikan bahwa organisasi tersebut beroperasi sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

Selama beberapa bulan terakhir, pemerintah AS memang mengancam akan menahan kontribusi tahunan sebesar 3,6 juta dolar AS kepada World Anti-Doping Agency.

Perselisihan bermula dari kasus 23 perenang China yang dinyatakan positif zat terlarang pada 2021, namun tidak dijatuhi sanksi setelah WADA menerima penjelasan otoritas China bahwa hasil tersebut disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi.

Insiden tersebut tidak diumumkan secara publik maupun kepada dewan eksekutif WADA.

Dorongan untuk menuntut transparansi WADA sebenarnya sudah dimulai sejak pemerintahan Presiden Joe Biden dan mendapat dukungan bipartisan di Kongres.

Pada 2024 dan 2025, pemerintah AS juga telah menahan pembayaran iuran organisasi tersebut. Undang-undang yang baru ditandatangani memastikan kebijakan itu tetap berlaku hingga tuntutan audit terpenuhi.

Direktur Office of National Drug Control Policy (ONDCP), Sara Carter, menegaskan bahwa pemerintah AS akan terus meminta audit independen demi menjaga integritas olahraga dan keadilan kompetisi.

Ia menyatakan Amerika Serikat tidak akan membayar iuran sampai World Anti-Doping Agency memenuhi tuntutan tersebut.

Di sisi lain, WADA menegaskan organisasinya tetap dalam kondisi keuangan yang kuat meski kehilangan kontribusi dari AS, yang sebelumnya merupakan penyumbang terbesar dalam anggaran tahunan sekitar 56 juta dolar AS.

Menurut WADA, tambahan kontribusi dari negara lain telah membantu mengurangi dampak finansial.

WADA juga menolak gagasan bahwa iuran tahunan dapat disertai syarat tertentu, karena hal itu berpotensi mengganggu sistem antidoping global yang telah berjalan hampir tiga dekade dan menjadi fondasi pengawasan olahraga internasional, termasuk Olimpiade dan Piala Dunia.

Meski ketegangan meningkat, kedua pihak menyatakan masih membuka peluang dialog untuk mencari solusi bersama.

Artikel Tag: wada

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/as-tahan-iuran-ke-world-anti-doping-agency-konflik-antidoping-global-panas
113
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini