Soal Aturan Winglet Dilepas di GP Australia, Dovizioso Merasa Tidak Setuju

Penulis: Viggo Tristan
Selasa 21 Jan 2020, 18:51 WIB
Soal Aturan Winglet Dilepas di GP Australia, Dovizioso Merasa Tidak Setuju

Andrea Dovizioso tidak setuju dengan aturan baru yang diterapkan di GP Australia.

Berita MotoGP : Pebalap tim Mission Winnow Ducati yaitu Andrea Dovizioso mengaku tidak setuju dengan aturan baru yang diterapkan pihak penyelenggara MotoGP soal pelepasan winglet di GP Australia. Meski diklaim akan lebih aman untuk keselamatan pebalap, Dovizioso justru merasakan hal yang sebaliknya.

Sebagai informasi, pihak penyelenggara MotoGP mengubah aturan dengan cukup tegas untuk balapan di GP Australia musim depan. Mereka membolehkan para pebalap untuk melepas winglet ketika berada di lintasan balap. Hal ini diterapkan mengingat angin kencang yang hampir selalu melanda Sirkuit Phillip Island. Pada musim 2019 lalu saja, sesi latihan bebas keempat terpaksa diberhentikan karena Miguel Oliveira terjatuh karena kencangnya angin tersebut.

Pihak penyelenggara yang memprioritaskan keselamatan pebalap kemudian mencoba menerapkan aturan baru dengan melepas winglet yang dianggap bisa mengurangi efek dari angin kencang. Sayangnya, tidak semua pebalap setuju dengan regulasi itu. Dovizioso merupakan contoh pebalap yang kontra dengan pemikiran dari pihak penyelenggara.

"Saya tak mengerti siapa yang bilang berkendara tanpa winglet di Phillip Island itu lebih baik. Saya tak yakin soal ini. Saya rasa winglet membuat bagian depan motor kami tetap rendah, dan ini jauh lebih baik untuk kondisi berangin," ucap Dovizioso.

"Jelas ada sisi negatif pada winglet, karena ketika melaju miring, kondisinya bakal lebih buruk, motor lebih berat. Tapi mungkin lebih aman ketika berhadapan dengan angin. Entah apakah mengubah aturan akan memengaruhi atau mengubah apa pun di Phillip Island," tutupnya.

Artikel Tag: motogp 2020, Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso

670  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini