Jon Rahm Kritik Keras, Sebut Aturan DP World Tour Sebagai “Pemerasan”

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 04 Mar 2026, 09:53 WIB - 85 views
Jon Rahm bersedia menandatangani kesepakatan jika hanya diwajibkan tampil dalam empat turnamen per musim. (Foto: Golf Digest)

Jon Rahm bersedia menandatangani kesepakatan jika hanya diwajibkan tampil dalam empat turnamen per musim. (Foto: Golf Digest)

Ligaolahraga.com -

Kapten LIV Golf League, Jon Rahm, melontarkan kritik keras terhadap kebijakan DP World Tour yang mewajibkan pemain tampil dalam enam turnamen setiap musim.

Rahm menyebut aturan tersebut sebagai bentuk “pemerasan” terhadap para pegolf, termasuk dirinya.

Berbicara menjelang turnamen LIV Golf di Hong Kong, Selasa (3/3), Jon Rahm menegaskan tidak akan menyetujui kesepakatan yang mengharuskannya bermain di enam turnamen tur Eropa tersebut.

Menurutnya, salah satu syarat yang memberatkan adalah penunjukan dua turnamen tertentu yang wajib diikuti, di luar empat turnamen minimal untuk mempertahankan keanggotaan.

“Saya tidak tahu permainan apa yang sedang mereka coba lakukan. Rasanya seperti mereka memanfaatkan dampak kami di turnamen, mendenda kami, dan mencoba mendapatkan keuntungan dari kedua sisi,” ujar Jon Rahm kepada wartawan.

“Dengan cara tertentu, mereka seperti memeras pemain seperti saya dan pemain muda yang tidak ada hubungannya dengan politik di olahraga ini.”

Juara dua turnamen major itu menyatakan bersedia menandatangani kesepakatan jika hanya diwajibkan tampil dalam empat turnamen per musim.

Namun, hingga kini pihak DP World Tour belum menyetujui usulan tersebut.

“Saya menolak bermain enam turnamen. Saya tidak ingin, dan itu bukan yang tertulis dalam aturan,” tegasnya.

Pada 21 Februari lalu, DP World Tour memberikan izin bersyarat kepada delapan anggotanya untuk tampil di ajang LIV Golf musim ini. Rahm tidak termasuk dalam daftar tersebut.

Tur Eropa itu menyatakan para pemain yang mendapat izin telah setuju membayar seluruh denda yang belum diselesaikan, berkomitmen tampil lebih dari empat turnamen, serta mencabut seluruh proses banding.

Sebelumnya, Rahm mengaku tidak berniat membayar denda yang dijatuhkan kepadanya, yang kabarnya mencapai hingga 3 juta dolar AS.

Ia juga menyoroti bahwa saat masih berstatus anggota ganda bersama PGA Tour dan DP World Tour, dirinya tidak pernah diminta mengajukan izin khusus untuk bermain di salah satu tur tersebut.

“Saya selalu menjadi anggota ganda. Tidak pernah sekalipun diminta izin untuk bermain di salah satu tur. Mengapa sekarang harus ada persyaratan dan penalti seperti ini?” katanya.

Musim lalu, Jon Rahm tercatat tampil di tiga event DP World Tour di luar turnamen major, yakni Hero Dubai Desert Classic, BMW PGA Championship, dan Spanish Open.

Rahm bersama Tyrrell Hatton dan Adrian Meronk sebelumnya mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan karena tampil di turnamen LIV Golf yang jadwalnya berbenturan dengan agenda tur Eropa.

Banding tersebut memungkinkan mereka tetap bermain dan bahkan memperkuat tim Eropa saat menjuarai Ryder Cup 2026 di Bethpage Black, New York.

Belum diketahui kapan proses arbitrase atas kasus Rahm akan digelar. Kejelasan statusnya diperlukan jika ia ingin tampil pada Ryder Cup 2027 di Adare Manor, Irlandia.

“Saya dengan senang hati akan membayar untuk bermain di Ryder Cup, bukan membayar hanya untuk tetap menjadi anggota dan memenuhi komitmen yang sebenarnya siap saya jalani,” ujar Rahm.

Artikel Tag: jon rahm, liv golf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jon-rahm-kritik-keras-sebut-aturan-dp-world-tour-sebagai-pemerasan
85
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini